Hari Pelanggan Nasional 2026, Ini yang Dihadirkan BPJS Ketenagakerjaan Jogja
Hari Pelanggan Nasional 2026, BPJS Ketenagakerjaan Jogja menghadirkan display produk PEKA dan booth MLT Perumahan untuk memperluas manfaat bagi pekerja.
Tips kesehatan mengenai penanganan alergi.
Harianjogja.com, SLEMAN -- Menangani alergi pada anak perlu dilakukan secara tepat. Salah penanganan bisa mengakibatkan anak kekurangan nutrisi (mallnutrisi).
Perubahan pola hidup masyarakat rupanya berdampak pada semakin tingginya jumlah kasus alergi yang muncul. Terutama kasus alergi pada anak. Data World Allergy Organization (WAO) dalam The WAO White Book on Allergy pada 2013 menunjukkan, angka prevalensi alergi mencapai 10-40% dari total populasi dunia. Di Indonesia, berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan di Jogja, terdapat prevalensi resiko alergi yang cukup tinggi dialami anak para dan usia sekolah. Sebagian besar disebabkan alergi makanan. Meliputi, udang (12.63%), kepiting (11.52%), tomat (4.38%), putih telur (3.5%) serta susu sapi (3.46%).
Meskipun risiko alergi yang terjadi meningkat, orangtua belum banyak memahami penyebab alergi pada anaknya. Rendahnya pemahaman alergi berdampak pada kesalahan penanganan alergi yang tepat.
"Selama ini masih banyak orangtua yang belum memahami cara mengenali gejala alergi yang tepat, orangtua cenderung mengambil solusi sendiri," tutur dokter Wahyudi Istiono, Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada (UGM), usai kegiatan edukasi "Tanggap Alergi dengan 3K" yang digelar Sarihusada bekerjasama dengan Departemen Kedokteran Keluarga dan Komunitas FK UGM serta Unit Kerja Koordinasi (UKK) Alergi Imunologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Rabu (19/10/2016).
Untuk itulah, kata warga Sariharjo, Ngaglik, Sleman itu, dibutuhkan edukasi yang berkelanjutan dan komprehensif kepada orangtua untuk mengenali dan menangani risiko dan kejadian alergi dengan tepat agar prevalensi alergi tidak terus meningkat. Edukasi dapat dilakukan oleh dokter keluarga atau dokter layanan primer. Mereka menjadi ujung tombak karena berada di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat satu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hari Pelanggan Nasional 2026, BPJS Ketenagakerjaan Jogja menghadirkan display produk PEKA dan booth MLT Perumahan untuk memperluas manfaat bagi pekerja.
Stasiun Geofisika Manado mencatat 515 gempa tektonik guncang Sulawesi Utara selama Agustus 2026. Gempa terbesar capai magnitudo 6,5.
Jadwal DAMRI dari YIA Jumat 18 September 2026 tersedia ke lima tujuan. Tarif promo YIA-Jogja Rp50.000 berlaku hingga September.
Ratusan siswa SMKN 1 Boyolangu Tulungagung mengeluh diare usai santap menu MBG. Dinkes amankan sampel makanan untuk uji laboratorium.
Jadwal KA Bandara YIA Jumat 18 September 2026 melayani 24 perjalanan rute Stasiun Tugu-YIA PP. Cek jam keberangkatan dan waktu tempuhnya.
Forum Warek Akademik Perguruan Tinggi se-Indonesia 2026 di Unhas fokus membahas mitigasi kecurangan SNPMB dan empat isu strategis.