Hiphop, Diplomasi yang Datang dari Jalanan
Program Next Level di Bantul menunjukkan jejak diplomasi hiphop sebagai medium ekspresi generasi muda dan dialog budaya lintas negara.
Harianjogja.com, SLEMAN—Setelah sukses di Surabaya, Kla Project bersiap menggelar konser di Jogja.
Konser bertajuk Romansa rencananya akan digelar di Kasultanan Ballroom Royal Ambarrukmo Hotel, Sabtu
(29/11/2014) malam.
Sesuai tajuk yang diusung, konser yang digelar diharapkan mampu mengobati kerinduan Klanesse (sebutan bagi para penggemar Kla Project) di Jogja dan sekitarnya.
Public Relations Royal Ambarrukmo Hotel Malika Hesty, dalam siaran persnya mengatakan, grup yang beranggotakan Katon Bagaskara (vokal), Romulo Radjadin alias Lilo (gitar), dan Adi Adrian (keyboard) akan membawakan setidaknya 12 lagu hitsnya seperti Menjemput Impian, Terpuruk Ku di Sini, Tak Bisa ke Lain Hati, Semoga, serta tak ketinggalan tembang Yogyakarta akan menjadi pengobat rindu para Klanesse Jogja. Itulah sebabnya, konser diberi tajuk Romansa.
“Tema ini sesuai dengan tonggak peringatan 26 tahun Kla Project berkarir di dunia musik Indonesia,” ujar Malika, dalam rilis yang diterima Harianjogja.com.
Konser Romansa dijadwalkan dimulai pukul 19.00 WIB. Pihak panitia, menyiapkan tiket untuk tiga kelas berbeda, yakni Rp250.000 untuk kelas festival, Rp500.000 untuk VIP, Rp750.000 untuk kelas VVIP, dan Rp1 juta untuk kelas platinum.
“Jadi, jangan lewatkan kesempatan ini, dan untuk informasi serta reservasi tiket bisa menghubungi nomor kontak 0274-8488488," ujar Malika.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kejagung merespons rencana praperadilan Febrie Adriansyah dan menegaskan pembuktian soal emas 74 kg akan dilakukan di persidangan.
Karhutla di Gunung Bromo belum padam. Luas lahan terbakar mencapai 10 hektare dan tiga jalur wisata masih ditutup.
Sri Mulyani ditunjuk sebagai Ketua Bersama Independen penggalangan dana IDA22 Bank Dunia. Simak profil dan perjalanan kariernya.
AS mencabut visa Dubes Brasil setelah Brasília menunda persetujuan calon dubes AS dan menolak visa dua pejabat senior Washington.
UGM mengajak Paskibraka DIY memahami Merah Putih sebagai simbol memori kolektif, pengorbanan, dan harga diri bangsa Indonesia.