Asbanda Dorong BPD Optimalkan SIPD-RI dan Siskeudes-Link
Asbanda dan Bank Papua menggelar Seminar Nasional di Aula Kantor Gubernur Papua, Jayapura, Papua, Kamis (24/4/2025).
Harianjogja.com, SLEMAN—Setelah sukses di Surabaya, Kla Project bersiap menggelar konser di Jogja.
Konser bertajuk Romansa rencananya akan digelar di Kasultanan Ballroom Royal Ambarrukmo Hotel, Sabtu
(29/11/2014) malam.
Sesuai tajuk yang diusung, konser yang digelar diharapkan mampu mengobati kerinduan Klanesse (sebutan bagi para penggemar Kla Project) di Jogja dan sekitarnya.
Public Relations Royal Ambarrukmo Hotel Malika Hesty, dalam siaran persnya mengatakan, grup yang beranggotakan Katon Bagaskara (vokal), Romulo Radjadin alias Lilo (gitar), dan Adi Adrian (keyboard) akan membawakan setidaknya 12 lagu hitsnya seperti Menjemput Impian, Terpuruk Ku di Sini, Tak Bisa ke Lain Hati, Semoga, serta tak ketinggalan tembang Yogyakarta akan menjadi pengobat rindu para Klanesse Jogja. Itulah sebabnya, konser diberi tajuk Romansa.
“Tema ini sesuai dengan tonggak peringatan 26 tahun Kla Project berkarir di dunia musik Indonesia,” ujar Malika, dalam rilis yang diterima Harianjogja.com.
Konser Romansa dijadwalkan dimulai pukul 19.00 WIB. Pihak panitia, menyiapkan tiket untuk tiga kelas berbeda, yakni Rp250.000 untuk kelas festival, Rp500.000 untuk VIP, Rp750.000 untuk kelas VVIP, dan Rp1 juta untuk kelas platinum.
“Jadi, jangan lewatkan kesempatan ini, dan untuk informasi serta reservasi tiket bisa menghubungi nomor kontak 0274-8488488," ujar Malika.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Asbanda dan Bank Papua menggelar Seminar Nasional di Aula Kantor Gubernur Papua, Jayapura, Papua, Kamis (24/4/2025).
BMKG mengungkap pengaruh MJO yang memicu cuaca panas, gerah, lalu hujan lebat mendadak di berbagai wilayah Indonesia.
Presiden Prabowo menyerahkan simbolis pesawat Rafale, Falcon 8X, dan A400M kepada TNI AU di Halim Perdanakusuma.
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Tanggal 18 Mei memperingati Hari Kearsipan Nasional, Hari Museum Internasional, Hari Vaksin AIDS Sedunia, hingga Hari Biola Sedunia.
Guru honorer di daerah mengaku lebih tenang mengajar setelah Kemendikdasmen menerbitkan SE Nomor 7 Tahun 2026 tentang guru non-ASN.