Tebing Banggi Boyolali, Surga Tersembunyi di Lereng Merapi
Tebing Banggi di Boyolali jadi destinasi tersembunyi dengan tebing tinggi, kabut, dan view eksotis lereng Merapi.
http://images.harianjogja.com/2013/03/bisnis-rumah-370x272.jpg" alt="" width="370" height="272" />Berbisnis bisa menjadi lahan pendapatan utama maupun sampingan yang menjanjikan.
Akhir-akhir ini muncul tren menjalankan bisnis dari rumah dengan hanya bermodalkan laptop atau komputer.
Menjalankan bisnis dari rumah dapat dilakukan siapapun dan kapanpun selama bisnis tersebut memang sesuai dan aman untuk dikerjakan tanpa harus pergi ke kantor.
“Banyak faktor kenapa tren bisnis seperti ini menjadi booming, beberapa faktor tersebut adalah kondisi kemacetan Jakarta dan kota-kota besar lainnya, polusi dan suara bising, serta tingkat stress yang semakin tinggi,” terang Arie Panca selaku petinggi Daya Dimensi Indonesia.
Menjalankan bisnis seperti ini memang sangat efisien, karena tidak memakan waktu dan biaya untuk transportasi, serta memiliki waktu yang efisien dengan keluarga di rumah.
“Selama saya melakukan pekerjaan saya dari rumah dan hanya bermodal laptop, saya jadi semakin dekat dengan anak dan keluarga karena memang sehari-hari ya ada di rumah terus,” terang Titie Sadarini selaku Corporate Affairs Director PT. Coca Cola Indonesia.
Menjalankan bisnis dari rumah memang bisa membuat badan lebih rileks, karena lebih santai dan bisa memnciptakan ide-ide kreatif. Pasalnya, suasana bekerja yang sesuai dengan keinginan kita.
Namun, bukan berarti bekerja di rumah tidak ada kendalanya. Untuk bisa lancar dalam menjalankan bisnis dari rumah, kita harus memiliki kesadaran diri yang tinggi agar pekerjaan berjalan dengan lancar, selain itu kita juga harus memiliki manajemen waktu, kapan mulai bekerja dan kapan harus beristirahat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tebing Banggi di Boyolali jadi destinasi tersembunyi dengan tebing tinggi, kabut, dan view eksotis lereng Merapi.
Pemerintah menegaskan visi Presiden Prabowo Subianto mewujudkan anak Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing pada 2045 melalui berbagai program priorita
IHSG hari ini dibuka melemah ke level 5.884,96 dipicu tekanan saham BBCA, BREN, dan BBRI. Investor masih menanti sentimen ekonomi dan arus modal asing.
Harga cabai rawit merah di PIHPS Nasional mencapai Rp91.650 per kg pada Senin, sementara telur ayam ras dijual Rp29.500 per kg.
SHOW Token mengalokasikan pendanaan US$100 juta untuk industri film Indonesia melalui teknologi blockchain dan memperluas ekosistem ekonomi kreatif.
BPJPH mempercepat sertifikasi halal UMK melalui Program SEHATI untuk memperkuat ekosistem halal nasional dan daya saing wisata halal Indonesia.