IKN Teken KPBU Rp2,629 Triliun untuk Bangun 8 Tower ASN
Otorita IKN menandatangani KPBU Rp2,629 triliun untuk membangun delapan tower hunian ASN. Konstruksi dimulai Februari 2027.
http://images.harianjogja.com/2013/03/bisnis-rumah-370x272.jpg" alt="" width="370" height="272" />Berbisnis bisa menjadi lahan pendapatan utama maupun sampingan yang menjanjikan.
Akhir-akhir ini muncul tren menjalankan bisnis dari rumah dengan hanya bermodalkan laptop atau komputer.
Menjalankan bisnis dari rumah dapat dilakukan siapapun dan kapanpun selama bisnis tersebut memang sesuai dan aman untuk dikerjakan tanpa harus pergi ke kantor.
“Banyak faktor kenapa tren bisnis seperti ini menjadi booming, beberapa faktor tersebut adalah kondisi kemacetan Jakarta dan kota-kota besar lainnya, polusi dan suara bising, serta tingkat stress yang semakin tinggi,” terang Arie Panca selaku petinggi Daya Dimensi Indonesia.
Menjalankan bisnis seperti ini memang sangat efisien, karena tidak memakan waktu dan biaya untuk transportasi, serta memiliki waktu yang efisien dengan keluarga di rumah.
“Selama saya melakukan pekerjaan saya dari rumah dan hanya bermodal laptop, saya jadi semakin dekat dengan anak dan keluarga karena memang sehari-hari ya ada di rumah terus,” terang Titie Sadarini selaku Corporate Affairs Director PT. Coca Cola Indonesia.
Menjalankan bisnis dari rumah memang bisa membuat badan lebih rileks, karena lebih santai dan bisa memnciptakan ide-ide kreatif. Pasalnya, suasana bekerja yang sesuai dengan keinginan kita.
Namun, bukan berarti bekerja di rumah tidak ada kendalanya. Untuk bisa lancar dalam menjalankan bisnis dari rumah, kita harus memiliki kesadaran diri yang tinggi agar pekerjaan berjalan dengan lancar, selain itu kita juga harus memiliki manajemen waktu, kapan mulai bekerja dan kapan harus beristirahat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otorita IKN menandatangani KPBU Rp2,629 triliun untuk membangun delapan tower hunian ASN. Konstruksi dimulai Februari 2027.
Bea Cukai Yogyakarta menggagalkan upaya ekspor 4,2 kg padatan diduga emas di Bandara YIA. Nilai barang hampir Rp11 miliar.
Sebanyak 9 SD di Sleman masih membutuhkan bantuan air bersih akibat sumur mengering. BPBD menyalurkan 2.000 liter air tiap sekolah.
Festival Inovasi Jogja 2026 ditutup di UKDW dengan penyerahan katalog riset dan penguatan kolaborasi inovasi untuk pembangunan daerah.
Rupiah melemah ke Rp18.046 per dolar AS akibat kekhawatiran pengetatan kebijakan The Fed dan meningkatnya ketegangan geopolitik.
UKDW menjadi ruang diseminasi Festival Inovasi Jogja 2026, menghadirkan inovasi pengelolaan sampah, kesehatan mental, pariwisata, dan pangan.