Legenda Singapura dan Malaysia Akui Kemajuan Timnas Indonesia
Legenda Singapura Baihakki Khaizan dan Malaysia Safiq Rahim mengakui perkembangan Timnas Indonesia di level Asia Tenggara.
Mulan Jameela./Ist-Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA -- Mulan Jameela kembali menyampaikan sebuah pernyataan sikap di Instagram story-nya. Kali ini, istri musisi Ahmad Dhani itu menyinggung soal unjuk rasa di Gedung Bawaslu yang berlangsung selama dua hari lalu.
Seperti diketahui, unjuk rasa yang berlangsung pada 21 dan 22 Mei, yang menggugat keputusan KPU terhadap Pemilu 2019 itu berujung ricuh. Terjadi bentrok antara para pendemo dan aparat kepolisian. Banyak korban luka bahkan hingga korban nyawa.
Dalam kejadian tersebut banyak warganet yang bersimpati kepada para petugas kepolisian. Warganet yang memuji polisi bersikap sabar dan profesinal menghadapi para pengunjuk rasa.
Tapi pandangan Mulan Jameela justru berbeda. Bukannya tidak bersimpati dengan petugas kepolisian, istri Ahmad Dhani justru mempertanyakan sikap masyarakat atau warganet yang dianggap tak adil.
Mulan Jameela membandingkan sikap masyarakat atau warganet terhadap polisi dengan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia hingga 700 orang. Menurut Mulan Jameela, mengapa simpat tidak diberikan juga kepada para petugas KPPS, dan mengapa simpati hanya untuk petugas kepolisian.
"Saya bersimpati dengan semua aparat yang mengamankan jalannya demo. Betul mereka semua punya anak istri yang menunggu di rumah. Tapi kenapa ketika 700 anggota KPPS meninggal pada diam? Sama lho mereka juga punya anak istri dan meninggal ketika sedang bertugas. Please please yuk berpikir yang fair," kata Mulan Jameela.
Tak sampai di situ, Mulan Jameela juga seolah menyayangkan sikap warganet yang seolah cuma mendoakan petugas keamanan, bukan pendemo. Padahal menurut kader Partai Gerindra itu, para pendemo juga rakyat Indonesia yang patut untuk dilindungi.
"Menurut Saya, doa ya harus untuk semua. Aparat dan juga pendemo (bukan perusuh ya, tapi pendemo) bukan kah mereka juga rakyat Indonesia? Yuk berpikir fair," sambung Mulan Jameela.
Unggahan Mulan Jameela tersebut mendapat banyak komentar dari warganet. Banyak warganet yang tak sependapat dengan perbandingan yang dilakukan pelantun "Makhluk Tuhan Paling Seksi" itu.
Berikut komentar warganet terkait unggahan Mulan Jameela:
"Buat petugas KPPS dari kemarin juga udah pada berduka cita dan simpati, Bambang! Mereka dapat santunan lho. Lagian kan mereka sakit bukan karena dilemparin botol sama batu," kata pemilik akun @mawar_sihombing.
"Pendemo itu harus fair nggak merusak properti negara, nggak merusak properti daerah, nggak mengganggu aktivitas orang. Itu baru pendemo. Lha kalau ngerusak ya perusuh!," ujar pemilik akun @aninakamoto_.
"Gue ketua KPPS tapi nggak merasa diracunin kayak pemberitaan di luar sana. Yang gue rasain mah capek dua hari dua malam nggak tidur, udahannya sakit gue. Itu sih pengalaman gue, nggak merasa diracuni atau gimana," timpal pemilik akun @lisamonicaaa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Legenda Singapura Baihakki Khaizan dan Malaysia Safiq Rahim mengakui perkembangan Timnas Indonesia di level Asia Tenggara.
Basarnas menemukan dua korban meninggal KM Virgo Transport 8 di dalam kapal. Hingga Senin siang, 123 orang masih dalam pencarian.
Anggaran penataan Parangtritis dan Depok pada 2027 belum maksimal karena penerimaan bagi hasil retribusi baru dihitung sekitar enam bulan.
YAO disebut menduduki puncak tangga lagu Jepang lewat FOR OKINAWA. Simak pesan budaya Okinawa dan kolaborasi Awich, CHICO CARLITO, ONE OK ROCK, serta Paledusk
Jorge Martin finis kedua di MotoGP Austria 2026 setelah ban belakang motornya aus. Ia kini kembali memimpin klasemen dengan keunggulan 12 poin.
SPPG Muntuk Bantul berhenti beroperasi setelah pegawainya viral. Pemkab menyebut dapur tersebut sedang dalam masa cooling down.