Kasus Bupati Pemalang, Uang Rp1,98 Miliar untuk Keperluan Pribadi
KPK mengungkap dugaan permintaan uang oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro yang mengumpulkan Rp1,98 miliar melalui orang kepercayaannya.
Ayu Ting-Ting. /Ist-Instagram
Harianjogja.com, TANGERANG - Setiap artis pasti mendapatkan komentar nyinyir, terutama di media sosial. Aktris dan penyanyi Ayu Ting Ting mengaku tak mau menghiraukan komentar nyinyir yang kerap menyerangnya. Dari pada menanggapi hal tersebut, Ayu mengaku lebih baik terus menelurkan karya dan berprestasi.
"Ya kita, balesnya pake prestasi aja. Kita udah berkarya juga masih banyak kan yang nyiyir," ujarnya saat baru saja tiba di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (25/4/2019).
Baru-baru ini, Ayu mengaku senang karena dapat go international untuk memantapkan langkah kariernya, dengan cara melakukan rekaman untuk single terbarunya di Turki.
Pelantun Alamat Palsu ini mengatakan, pengalaman barunya tersebut, diakuinya sempat membuat dirinya gugup. Namun begitu, semua proses produksi tersebut akhirnya berjalan lancar.
"Kerjaan di sana lancar banget. Sempat kayak takut, deg-degan karena kan pertama kalinya saya recording di luar, tapi ternyata berjalan dengan lancar," ungkapnya.
Ayu mengaku merasa bangga, atas apa yang sejauh ini telah dilakukan hingga membuat dirinya go international. "Senang enggak nyangka ini proyek sekitar tiga tahun lalu baru direalisasikannya sekarang. Mudah-mudahan semuanya suka," tuturnya.
Diketahui, single Ayu dan Keremcem akan rilis pasca-Idul Fitri 2019. Nantinya, lagu tersebut akan menggunakan bahasa Indonesia dengan campuran Bahasa Turki. Tak hanya itu, proses syuting video klip untuk lagu ini pun dilakukan di Turki.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
KPK mengungkap dugaan permintaan uang oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro yang mengumpulkan Rp1,98 miliar melalui orang kepercayaannya.
Dinkes Kota Jogja menargetkan 3.146 anak menerima vaksin HPV pada BIAS 2026. Tahun ini, imunisasi juga menyasar anak laki-laki kelas 5 SD.
DPUPRKP Gunungkidul mencopot bando Selamat Datang Wonosari di Logandeng, Playen karena dinilai membahayakan setelah berusia lebih dari 10 tahun.
Pemprov DIY menetapkan empat kalurahan sebagai percontohan revitalisasi Lumbung Mataraman untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 31 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Yogyakarta hingga Palur.
Pemkab Kulon Progo dan BBWS Serayu Opak mengeruk Sungai Serang untuk mitigasi banjir sekaligus memanfaatkan sedimen bagi infrastruktur Porda DIY 2027.