Kemiskinan Indonesia Ditarget Turun Jadi 6,5 Persen pada 202
Pemerintah menargetkan kemiskinan nasional turun menjadi 6–6,5 persen pada 2027 dengan pertumbuhan ekonomi 6 persen.
Ilustrasi patah tulang pada kaki/Reuters
Harianjogja.com, THAILAND--Bukannya sembuh, wanita di Rayong Thailand ini malah harus menderita patah tulang setelah kakinya dipijat pada Desember 2018 lalu.
Mulanya Pranom Tiengtrong pergi ke tukang pijat dengan harapan rasa sakit di kakinya akan sembuh. Sayangnya, sang terapis itu tanpa sengaja mematahkan tulangnya dan menggeser pergelangan kakinya.
Kiattisak Chaiwimon, pemijat berusia 21 tahun itu menyebut dirinya Dr Happy dan telah melakukan \'pijatan berjalan\' pada ibu berusia 46 tahun itu setiap kunjungannya.
Diketahui pemijat tersebut berdiri dan menyandarkan berat tubuhnya di kaki wanita itu, seperti dilansir HiMedik dari worldofbuzz.
Pranom mengatakan, "Saya pikir itu akan menjadi pijatan normal dengan memijat dan meremas otot-otot. Saya agak bingung ketika dia meminta saya untuk berbaring di tanah."
Meskipun dia memohon kepada Dr. Happy untuk menghentikan perawatan, pemijat itu mengabaikan permintaannya dan terus menginjak kedua kakinya.
Akibatnya, dia merasa lebih buruk setelah mendapatkan pijatan karena ada sesuatu yang salah di kakinya. Setelah mendapatkan pemeriksaan x-ray di rumah sakit, tulang pahanya patah dan pergelangan kaki kirinya terkilir.
“Saya tidak tahan untuk waktu yang lama karena kaki saya sangat sakit. Itu benar-benar memengaruhi pekerjaan saya.
\'Saya tidak bisa memasak atau menjual makanan lagi. Saya tidak punya penghasilan dan suami sudah meninggalkan saya karena itu,” tambahnya.
Tetangga Tiengtrong memang mencoba menghubungi Dr Happy untuk membayar tagihan medis, tetapi ia tidak ditemukan.
Sebagai upaya terakhir, sebuah laporan polisi diajukan dan terapis dilacak di rumahnya Rabu lalu (27/3/2019) oleh petugas kesehatan provinsi.
Dilaporkan bahwa ia mempelajari teknik \'pijat berjalan\' dan dia juga populer di lingkungan itu. Dia bahkan mengklaim bahwa dia telah memperlakukan ribuan pelanggan sepanjang karirnya.
“Saya ingat dia datang kepada saya dan memberi tahu saya bahwa dia merasakan sakit yang luar biasa di pinggulnya. Saya menyentuh tulangnya dan segera tahu bahwa pinggulnya dalam kondisi tak baik," kata Dr Happy.
\'Saya mencoba menyesuaikan tulang ke tempat yang tepat dengan menginjak berulang kali di pahanya. Dia menangis kesakitan berkali-kali tetapi saya memintanya untuk bertahan karena saya merasa tulang-tulang itu hampir terhubung dengan sendi," lanjutnya.
\'Saya tidak menyadari bahwa dia menangis karena tulangnya patah," kata tukang pijat muda itu, seraya menambahkan bahwa dia mungkin telah menginjak terlalu keras pada pasien tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Pemerintah menargetkan kemiskinan nasional turun menjadi 6–6,5 persen pada 2027 dengan pertumbuhan ekonomi 6 persen.
PBSI menetapkan 20 pemain bulu tangkis untuk Asian Games 2026 di Jepang. Indonesia membidik gelar juara beregu putra dan mengoreksi data pemain nomor perorangan
Jean-Paul Van Gastel belum menetapkan starter tetap PSIM Jogja jelang Super League 2026/2027. Persaingan makin ketat dengan 11 pemain asing di skuad.
BMKG memprakirakan cuaca DIY pada Rabu 2 September 2026 didominasi cerah hingga udara kabur. Suhu di Kota Jogja mencapai 32 derajat Celsius.
Salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam program MBG adalah perlakuan PPh atas bantuan pemerintah yang diterima yayasan
Warga tidak mampu di Sleman gagal menerima bansos karena sejumlah syarat, termasuk kepemilikan lebih dari satu sertifikat tanah.