Pesan Muhammadiyah di Idul Adha 2026: Kurban Perkuat Solidaritas
Muhammadiyah tegaskan kurban sebagai perekat sosial di Idul Adha 2026. Sebanyak 20 sapi didistribusikan untuk masyarakat membutuhkan.
Vanessa Angel/Suara.com-Achmad Ali
Harianjogja.com, JAKARTA--Hubungan di antara Vanessa Angel dan ayahnya, Doddy Sudrajat memang bisa dibilang renggang. Hal tersebut dikarenakan intensitas pertemuan hingga komunikasi yang terbilang jarang di antara keduanya.
Sedikitnya waktu untuk bisa bertemu dengan Vanessa Angel diakui oleh Doddy Sudrajat saat hadir dalam acara Hotman Paris Show, Kamis (31/1/2019) di iNews. Pria 47 tahun itu mengakui sebelum terjadi kasus prostitusi Vanessa Angel, pertemuan mereka terjadi satu tahun lalu. Tepatnya saat adik tiri Vanessa ulang tahun.
Sejak saat itu, komunikasi di antara Vanessa dan Doddy hanya terjadi melalui pesan singkat, tanpa adanya sebuah pertemuan. Baru pada saat putrinya tersandung kasus prostitusi, Doddy hadir di kantor pengacara Vanessa Angel, pada Sabtu 26 Januari 2019 untuk bertemu dengan putrinya.
“Saya bertemu dengan Vanessa, tapi waktu kami tidak lama, hanya setengah jam,” kata Doddy.
Sayangnya, Doddy tidak menjelaskan lebih dalam mengapa pertemuan tersebut hanya berlangsung kurang dari satu jam. Menurut pengakuannya, dia dan Vanessa sudah setahun tidak saling bertatap muka.
Melihat permasalahan ini, psikologi Elizabeth Santosa yang dihadirkan dalam acara tersebut menyatakan bahwa renggangnya hubungan di antara Vanessa dan Ayahnya lebih dari sekedar komunikasi. Apalagi saat mengetahui jika Doddy telah melepaskan Vanessa Angel pergi di usia 16 tahun, Elizabeth menegaskan jika usia tersebut masih anak-anak.
“Ini bukan hanya soal komunikasi, tapi masalah dasarnya adalah bonding (ikatan) antara orangtua dan anak itu yang hilang,” kata Elizabeth.
Mengenai komunikasi serta ikatan di antara ayah dan anak, Doddy menjelaskan bahwa semenjak ibu Vanessa Angel meninggal ada perubahan sikap dari sang putri. Hingga akhirnya komunikasi mereka tidak lagi seperti dulu.
“Vanessa memang menjadi lebih pendiam, kalau dulunya dia ceria dan cerita apa yang dirasakan. Setelah itu berbeda,” jelas Doddy.
Mendengar jawaban tersebut, Elizabeth punya tanggapan lain mengenai perubahan psikologis yang disebutkan oleh Doddy.
“Saya tahu jadi single parent enggak mudah, tapi saya banyak punya klien yang hidup dengan anaknya meski tanpa ibu tapi mereka bonding. Kedekatan ayah dan anak itu masih ada,” tegas Elizabeth.
Doddy kembali menjelaskan, walaupun ia jarang berkomunikasi, namun rasa cinta kepada putrinya tidak pernah berkurang sedikitpun. Apalagi soal ikatan antara ayah dan anak kemudian mengingatkan Doddy ke masa-masa ia dan Vanessa masih tinggal bersama.
“Saya masih sayang sama Vanessa, untuk kasih sayang skala 1-10 ya yang paling terbaik,” kata Doddy.
Menutup pembicaraan, Elizabeth sebagai psikologi kemudian menyarankan kepada Doddy agar lebih merangkul putrinya, Vanessa Angel, bagaimanapun kondisinya saat ini.
“Bapak, harus lebih banyak usaha untuk menyentuh anak. Moment ini bisa jadi tonggak untuk bisa memperbaiki hubungan dengan Vanessa,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : okezone.com
Muhammadiyah tegaskan kurban sebagai perekat sosial di Idul Adha 2026. Sebanyak 20 sapi didistribusikan untuk masyarakat membutuhkan.
Cara menyimpan daging kurban agar tahan hingga 3 bulan. Hindari kesalahan umum seperti mencuci sebelum disimpan.
Sapi kurban Presiden Prabowo seberat 930 kg disembelih di Masjid Raya Klaten dengan teknik gesper, proses cepat dan minim stres.
Rupiah tembus Rp17.800 per dolar AS, Menkeu pastikan APBN tetap aman dan pemerintah siapkan langkah penguatan.
Prancis pertimbangkan gugatan hukum terhadap Israel usai insiden kekerasan terhadap aktivis flotilla bantuan Gaza.
Kemendikdasmen kucurkan Rp2 miliar bangun SD Muhammadiyah 2 Sorong yang rawan banjir, perkuat pendidikan di wilayah 3T.