Pabrik BYD di Indonesia Segera Diresmikan, M6 Sudah Dirakit Lokal
BYD akan meresmikan pabrik di Indonesia dalam 1-2 bulan. M6 EV, M6 DM, dan Atto 1 kini sudah diproduksi secara lokal.
Aris saat akan menjalani Berita Acara Pemeriksaan (BAP) atas laporan terhadap Ihsan Tarore di Polres Jakarta Selatan pada Rabu (27/7/2017)./suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA -- Cinta Penelope menyesalkan penangkapan Aris Idol terkait kasus narkoba oleh Polres Pelabuhan Tanjung Priok. Sebab dia sering mengingatkan Aris agar jangan memakai narkoba.
"Semalam baru aja ngobrol sama dia. Udah beberapa kali dibilangin (jangan gunakan narkoba)," kata Cinta Penelope, Rabu (16/1/2019).
Sampai sekarang Cinta belum bertemu dengan Aris yang berada di tahanan Polres Pelabuhan Tanjung Priok. Dia masih berada di Turki.
"Besok aku baru sampai di Tanah Air," katanya.
Cinta Penelope dan Aris Idol memang cukup dekat. Aris diketahui pernah bergabung dengan manajemen yang dibuat Cinta Penelope.
Sebelumnya diberitakan Polres Pelabuhan Tanjung Priok telah menangkap Aris Idol di Apartemen Aston Kuningan, Jakarta pada Selasa (15/1/2019) dini hari. Dalam penangkapan itu, petugas juga mengamankan barang bukti sabu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
BYD akan meresmikan pabrik di Indonesia dalam 1-2 bulan. M6 EV, M6 DM, dan Atto 1 kini sudah diproduksi secara lokal.
DPKP DIY menyiapkan strategi menghadapi musim kemarau, mulai dari varietas padi tahan kekeringan hingga optimalisasi irigasi dan pompa air.
Bank Sampah Berlian 08 di Jogja memanfaatkan minyak jelantah sebagai bahan bakar pirolisis sampah plastik residu sehingga proses lebih cepat dan hemat.
Jadwal imsak, Subuh, dan Maghrib di DIY pada Kamis 30 Juli 2026 untuk puasa sunnah Kamis. Cek waktu sahur dan berbuka di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 30 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak 12 perjalanan dan tarif Commuter Line Rp8.000.
KPK mendalami penukaran 46.500 dolar Singapura yang diduga disiapkan Suhardiman Amby untuk Raja Juli Antoni dalam penyidikan kasus Kuansing.