KA Ijen Ekspres Tertemper Mobil di Jember, Pengemudi Meninggal Dunia
KA Ijen Ekspres tertemper mobil di perlintasan sebidang Jember. Pengemudi meninggal dunia, KAI Daop 9 imbau warga patuhi rambu lalu lintas.
Robby Abbas. /Okezone
Harianjogja.com, JAKARTA- Dunia hiburan dihebohkan dengan kasus prostitusi online yang diduga melibatkan Vanessa Angel dan Avriellia Shaqqila. Sebelum kasus yang menyeret nama kedua artis ini terkuak, ada kasus serupa yang sudah terjadi lebih dulu.
Robby Abbas yang sebelumnya terlibat dalam kasus prostitusi online artis dan kini sudah bebas, mengungkapkan fakta dari sudut pandangnya. Robby mengatakan pada salah satu tayangan infotainment RCTI, kasus serupa akan terjadi lagi.
Robby Abbas membeberkan kriteria tarif tiap artis yang melakukan prostitusi. Menurut pemaparannya, tarif artis disesuaikan dengan kepopularitasannya, nama, terlibat dalam judul film, dan lainnya. Dari beberapa kriteria tersebut tarif pun bisa dipatok.
“Tarif kepopularitasan, nama atau lagi ada di film ini itu, ya itu sih mereka bisa ngasih patokan harga buat mereka,” jelas Robby dikutip Okezone dari salah satu infotainment yang ditayangkan RCTI, Rabu (9/1/2019).
Kebutuhan atau gaya hidup yang disebut-sebut jadi salah satu faktor penyebab para artis terlibat prostitusi, menurut Robby Abbas tidak hanya artis yang sudah terkenal saja yang bisa terlibat. Tapi, artis-artis pendatang baru dan sedang mencari popularitas, juga tidak sedikit yang mencari pendapatan dari cara yang tidak halal itu.
“Banyak artis baru, nyari popularitas, nyari begini banyak,” ujar Robby Abbas.
Menurut mantan mucikari ini, bisnis prostitusi online artis tak akan mudah untuk dihentikan. “Kasus ini akan ada lagi, gimana kita menyingkapnya saja,” kata Robby Abbas.
Tidak cukup sampai di situ saja, Robby bahkan ternyata mengenal muncikari yang terlibat dan sudah menjadi tersangka dalam kasus prostitusi yang menyeret Vanessa Angel dan Avriellia Shaqqila di Surabaya.
“Tahu, biasa saja, tapi tersangka muncikarinya saya kenal,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
KA Ijen Ekspres tertemper mobil di perlintasan sebidang Jember. Pengemudi meninggal dunia, KAI Daop 9 imbau warga patuhi rambu lalu lintas.
Menaker Yassierli menyebut formula UMP dan UMK 2027 masih menunggu RUU Pelindungan Ketenagakerjaan rampung.
Meta Description:Polresta Sleman menaikkan kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak balita tiga tahun ke tahap penyidikan. Tersangka belum ditetapkan.
Konflik Saudi-Houthi memanas. Pemerintah diminta memastikan keselamatan jemaah umrah, termasuk menyiapkan penundaan hingga pemulangan darurat.
Viral Bolosego diminta membayar parkir Rp2,5 juta per hari. Dishub Kota Jogja memastikan pungutan tersebut tak berizin.
Sebanyak 15 calon lurah ditetapkan untuk Pilur PAW di lima kalurahan Sleman. Lurah terpilih dijadwalkan dilantik 8 Oktober 2026.