Gempa M 7,1 Guncang Kumamoto Jepang, Lebih dari 50 Orang Terluka
Gempa magnitudo 7,1 mengguncang Kumamoto, Jepang, melukai lebih dari 50 orang. Gempa susulan M6,1 menyusul, sementara peringatan tsunami sempat dikeluarkan.
Via Vallen./Istimewa-Instagram @viavallen
Harianjogja.com, JAKARTA -- Penyanyi dangdut Via Vallen kembali berencana memboyong keluarganya liburan ke luar negeri. Kali ini, Jepang dipilih sebagai destinasi wisatanya.
"Liburannya pingin bangetnya ya ke Jepang. Nanti sama mamah, papah, adek-adek semuanya diajakin," kata Via Vallen ditemui di Pantai Lagoon Ancol, Jakarta Utara pada Selasa (1/1/2019).
Hanya saja, sampai sekarang rencana liburan Via Vallen ke Jepang masih terkendala visa. Sehingga, dia belum tahu apakah tetap jadi berangkat ke Jepang atau memilih negara lain.
"Cuma masih ngurus visa lama banget. Jadi nggak tahu nih jadinya mau ke mana," ujar dia.
Via Vallen memang selalu rutin mengajak keluarganya liburan akhir tahun. Buktinya, dia pernah membiayai keluarga besarnya pelesiran ke Singapura.
"Umrah juga sama keluarga alhamdulillah 2017 juga. Kalau 2018 sama yang muda-muda, jadi sama adik sama sepupu sama temen kerja," kata Via Vallen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Gempa magnitudo 7,1 mengguncang Kumamoto, Jepang, melukai lebih dari 50 orang. Gempa susulan M6,1 menyusul, sementara peringatan tsunami sempat dikeluarkan.
BMKG mengingatkan El Nino kategori kuat meningkatkan risiko kekeringan di Jawa Tengah yang mengancam pertanian dan sumber daya air.
Program Jembatan Garuda telah mencapai 1.416 titik pembangunan dan menghubungkan 7.371 desa serta kelurahan di Indonesia.
BGN memprioritaskan pembangunan dapur MBG di daerah dengan angka stunting tinggi untuk mempercepat intervensi gizi penerima manfaat.
KPK memeriksa saksi OTT Bupati Pemalang dan mendalami dugaan suap proyek serta jual beli jabatan dengan barang bukti lebih dari Rp2 miliar.
PAD sektor wisata Gunungkidul mencapai Rp43,3 miliar hingga akhir Juli 2026 dan melampaui target di tengah evaluasi penarikan retribusi.