Gempa M 7,1 Guncang Kumamoto Jepang, Lebih dari 50 Orang Terluka
Gempa magnitudo 7,1 mengguncang Kumamoto, Jepang, melukai lebih dari 50 orang. Gempa susulan M6,1 menyusul, sementara peringatan tsunami sempat dikeluarkan.
Band Armada. /Suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA- Masih segar dalam ingatan , grup band Seventeen diterjang tsunami saat tengah manggung di Pantai. Hal ini rupanya menjadi kekhawatiran tersendiri bagi band Armada. Pemilik hits "Asal Kau Bahagia" itu mengaku khawatir ketika mendapat tawaran manggung di pantai.
"Trauma pasti ada, apalagi kita tahun baru juga manggung di Pantai Karnival Ancol," ucap vokalis Armada, Rizal saat ditemui di kawasan Jatinegara, Jakarta, Selasa (25/12/2018).
Armada juga yakin, kekhawatiran yang sama juga tengah dialami band lain. "Maksudnya, semua teman musisi pasti ngerasain kayak gitu. Indonesia sering terkena bencana ya," timpal drummer Armada, Andit.
Meski ada rasa khawatir, namun sebagai band profesional, Armada mengaku tetap akan tetap menjalankan tugasnya. Mereka percaya bahwa semuanya sudah diatur oleh Tuhan.
"Kam berpikir begini, rezeki, maut, dan jodoh itu di tangan Allah. Kita berserah saja lah," kata Rizal.
Armada pun berharap kejadian yang menimpa Seventeen merupakan yang terakhir kali. "Semoga kejadian di Banten kemarin menjadi yang terakhir lah," tutur Rizal Armada.
Seperti diketahui, band Seventeen harus kehilangan tiga personelnya: Bani, Herman dan Andi karena tsunami Selat Sunda yang menghantam Banten dan Lampung, Sabtu (22/12/2018) malam.
Saat kejadian, band Seventeen tengah tampil di Tanjung Lesung Beach Resort. Saat Seventeen tengah asyik menyuguhkan aksinya, tsunami menghantam mereka dari samping. Dalam musibah tersebut, hanya Ifan sang vokalis yang jiwanya selamat. Namun istri Ifan Seventeen, Dylan Sahara ikut tewas dalam musibah tersebut.
Di lokasi yang sama, komedian Aa Jimmy bersama istri dan seorang anaknya menjadi korban tewas. Sementara seorang anak Aa Jimmy hingga kini belum ditemukan. Rekan Aa Jimmy, Ade Jigo harus kehilangan istri dalam musibah tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Gempa magnitudo 7,1 mengguncang Kumamoto, Jepang, melukai lebih dari 50 orang. Gempa susulan M6,1 menyusul, sementara peringatan tsunami sempat dikeluarkan.
Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) resmi meluncurkan Pusat Pengembangan Bahasa untuk Kompetensi, Komunikasi, dan Bisnis pada Rabu (29/7/2026).
Sebanyak 45 kebakaran lahan terjadi di Bantul hingga 26 Juli 2026, mayoritas dipicu pembakaran sampah yang tidak diawasi.
Pakar UGM mengimbau petani menggunakan varietas tahan kekeringan dan komoditas minim air untuk menghadapi El Nino Godzilla.
SMK-SMTI Yogyakarta menekankan pembentukan karakter sebagai fokus utama dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027
Sebanyak 37 SD di Bantul mendapat program revitalisasi 2026. Enam sekolah telah mulai mengerjakan pembangunan.