Nahkoda Hilang Setelah Speedboat Terbelah di Teluk Tomini
Nahkoda speedboat yang tenggelam di Teluk Tomini masih dicari. Sebanyak 12 korban lain ditemukan selamat setelah bertahan di atas rakit.
Julian Marley, anak Bob Marley saat ulang tahun ke-69 ayahnya./Reuters-Bisnis.com
Harianjogja.com, JAKARTA--Reggae, genre musik asal Jamaika, ditahbiskan sebagai warisan dunia oleh UNESCO.
Reggae, yang dipopulerkan oleh musisi Bob Marley, disebut merefleksikan tantangan hidup tapi juga bisa menjadi musik yang membahagiakan dengan ketukannya yang khas.
“Kontribusinya terhadap dunia internasional dalam isu ketidakadilan, perlawanan, cinta, dan kemanusiaan menekankan dinamika berbagai elemen yang ada di dalamnya sebagai sesuatu yang berhubungan dengan sosial politik, sensual, dan spiritual,” papar UNESCO, seperti dilansir Reuters, Jumat (30/11/2018).
Reggae lahir dari daerah miskin di Kingston, ibu kota Jamaika, pada 1960-an. Bob Marley menjadi musisi reggae paling ternama, bahkan hingga kini, dengan lagu-lagunya yang dikenal di seluruh dunia seperti No Woman, No Cry dan Is This Love.
Musisi reggae ternama lainnya adalah Jimmy Cliff dan Toots and the Maytalls.
Genre ini juga banyak menginspirasi dan dikolaborasikan dengan genre lainnya oleh para musisi di seluruh dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Nahkoda speedboat yang tenggelam di Teluk Tomini masih dicari. Sebanyak 12 korban lain ditemukan selamat setelah bertahan di atas rakit.
Sebanyak 2.000 warga Magelang menebus sembako murah dari PSMTI. Program sosial ini membantu meringankan beban masyarakat di tengah tekanan ekonomi.
Kebakaran lahan kembali melanda Wukirsari, Bantul. BPBD mencatat 62 kasus kebakaran hingga 22 Juli 2026, mayoritas dipicu aktivitas manusia.
Google dikabarkan menaikkan harga Pixel 11 yang meluncur 12 Agustus 2026 akibat lonjakan biaya memori dan produksi global.
Harga bawang putih di Pasar Manis Purwokerto kembali naik menjadi Rp50.000 per kilogram. DPKUKM Banyumas terus memantau harga untuk mengendalikan inflasi.
CORE Indonesia menyebut masih ada 1 juta ton molase yang berpotensi mendukung bioetanol. Pemerintah menargetkan penerapan E10 mulai 2027.