PARENTING: Bermain adalah Cara Belajar bagi Anak-Anak

newswire
newswire Minggu, 18 November 2018 10:35 WIB
PARENTING: Bermain adalah Cara Belajar bagi Anak-Anak

Ilustrasi anak belajar bersama orang tua/ist-WEC

Harianjogja.com, JAKARTA—Bermain bagi anak-anak bukan hanya untuk menyenangkan diri. Bermain sesungguhnya adalah proses belajar yang penting bagi mereka. Bahkan, anak akan lebih fokus dalam menyimak.

Saskhya Aulia Prima Psikolog dan Pendiri Tiga Generasi mengatakan ketika anak sedang bermain, mereka akan serius dan menyimak apa yang sedang dimainkan.

"Semua tergantung dari apa yang ingin kita ajarkan. Kita mau ngajarin apa? Kalau anak - anak kecil di TK, kita enggak bisa paksa pakai buku pakai pencil. Kalau pakai mainan dengan belanja-belanjaan, mungkin ini mengajarkan mereka berinteraksi dan perdagangan. Dia seperti serius. Anak-anak itu pasti main dengan serius," jelas Saskhya belum lama ini.

Saskhya menerangkan bahwa bermain juga menjadi salah satu cara untuk menyegarkan pikiran anak-anak. Hal ini sama seperti orang dewasa yang akan mencari hiburan ketika mengalami stres.

"Sama juga dengan anak-anak. Kalau dia recharge lagi, dia perlu main dulu dan akhirnya belajar lagi. Jadi main menjadi medium dia untuk recharge lagi," ujarnya.

Yang harus di garis bawahi adalah orang tua harus memberikan anak mainan yang sesuai dengan usianya. Mainan ini juga berguna untuk mengatur emosi anak.

"Misalnya dengan bermain, anak-anak bercerita lewat mainan castle-castle, dia bisa cerita. Misalnya cerita alien dan cerita-cerita yang di sekitar. Itu bisa mengasah emosional anak," kata Saskhya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online