Blokir Rekening Peserta Demo, Bank Mandiri Dihujat hingga Minta Maaf
Bank Mandiri meminta maaf atas pemblokiran rekening warga Pati yang berisi sekitar Rp80,9 juta dan menjelaskan alasan pemblokiran.
Ilustrasi stres/Reuters
Harianjogja.com, JOGJA—Kehidupan ini tak pernah terpisahkan dari berbagai hal yang memicu stres manusia.
Kondisi ini sebenarnya normal dan bisa berdampak positif karena memacu Anda bekerja lebih baik, membuat tubuh dalam mode siap pada berbagai kejadian termasuk bahaya yang mengancam dan meningkatkan adrenalin.
Tetapi, jangan abaikan kalau stres berlebihan bisa membuat Anda sakit. Bagaimana ini bisa terjadi?, berikut paparan singkatnya seperti dilansir Medical Daily, belum lama ini.
Tingkat stres yang tinggi meningkatkan kadar kortisol yang bila berlebih juga memicu mual, denyut jantung cepat, sesak napas, sakit kepala, dan reaksi fisik lainnya. Ini mungkin menjelaskan mengapa Anda merasa sakit secara fisik ketika sangat khawatir atau cemas pada sesuatu.
Biasanya, respons ini menghilang ketika kadar kortisol Anda kembali normal. Tetapi jika Anda terus-menerus stres, levelnya tetap tinggi, dalam jangka panjang, bisa berkontribusi pada penyakit jantung, diabetes, gangguan pernafasan, dan masalah gastrointestinal.
Dalam jangka pendek, Anda mungkin lebih rentan terhadap penyakit ringan karena kecemasan dapat melemahkan sistem kekebalan Anda dan kemampuannya melawan kuman.
"Ketika orang stres, mereka sakit, karena sistem kekebalan tidak dapat menekan virus," kata Shanna Levine, MD, dari Icahn School of Medicine, Mount Sinai di New York City.
Meskipun Anda tidak dapat 100 persen terhindar dari rasa khawatir, belajarlah mengelola tingkat stres bisa Anda.
Para ahli menekankan pentingnya orang-orang menyayangi diri mereka, terutama mereka yang terlalu kritis terhadap kesalahan mereka, mencoba untuk menanggung beban emosional orang lain dan gila kerja sehingga menolak istirahat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bank Mandiri meminta maaf atas pemblokiran rekening warga Pati yang berisi sekitar Rp80,9 juta dan menjelaskan alasan pemblokiran.
BGN meminta mitra melaporkan oknum yang meminta uang untuk operasional SPPG dan menegaskan kepala SPPG wajib hadir sejak pukul 02.00.
Sebanyak 21 siswa SLB BC Wiyata Dharma 3 Ngaglik, Sleman, belajar mengolah kentang krispi sekaligus memahami sanitasi dan keamanan pangan.
Kuota LPG 3 kg 2026 berpotensi jebol. DEN meminta pengawasan distribusi dan pembinaan pangkalan diperketat agar subsidi tepat sasaran.
Lima anggota TNI diserang massa di Sarolangun, Jambi. Danrem 042/Garuda Putih memastikan pelaku diproses sesuai hukum.
Kekeringan Kulonprogo masih berlangsung. Sebanyak 630.000 liter air telah disalurkan untuk warga di lima kapanewon terdampak.