Kerja Sama Perdagangan Amerika Serikat-Indonesia Ditarget US$60 Miliar
Jumlah perdagangan Indonesia dan Amerika Serikat (AS) ditargetkan menjadi US$60 miliar dengan penguatan kerja sama melalui fasilitas Generalized Systems of Preference (GSP).
The Unstoppable You Paris oleh Barli Asmara/JIBI/Bisnis Indonesia
Harianjogja.com, JAKARTA--Sebagai bagian dari indsutri kreatif, ide-ide segar dalam dunia mode jadi keniscayaan yang hadir dari perancang busana untuk merefleksikan tren fesyen masa kini.
Ide yang disematkan dalam balutan busana pun bisa datang dari mana saja. Misalnya, dari gaya hidup kekinian hingga sejarah dapat menghadirkan karya yang unik dan modis.
Desaianer Dian Pelangi mengambil inspirasi dari Kota New York dalam upayanya menerjemahkan gaya hidup kekinian bagi perempuan maupun pecinta fesyen di media sosial.
Siluet busana yang ditampilkan adalah perempuan perkotaan yang sibuk dengan pekerjaan, namun tidak meninggalkan unsur modis dengan gaya sportif.
“Memang sekarang tren sporty, beberapa desainer di luar negeri saat pekan mode banyak mengusung gaya tersebut. Jadi aku pikir, kali ini Dian Pelangi lebih tampil sporty, dibanding seperti biasa anggun dan elegan,” tambah Dian di sela-sela ajang Jakarta Fashion Week 2019.
.jpg)
Dian Pelangi
Penggunaan busana bertumpuk dan tabrak motif mewakili jiwa muda yang bebas berekspresi. Koleksi busana perempuan berdarah Palembang ini tampak seperti hypebeast versi modest dengan nuansa busana jalanan ala perempuan New York.
Mulai dari ikat pinggang dengan tulisan Dian Pelangi dan New York, hingga tas kecil dari Adidas melengkapi tampilan koleksinya itu.
Koleksi sportif itu ditampilkan lewat lewat setelan suit, blazer, rok skinny, dan celana. Sepuluh koleksi terbaru Dian didominasi warna hitam dikombinasi warna merah muda, biru, kuning, dan oranye.
Kerudung pada koleksi kali ini pun terlihat penuh dengan kata-kata yang membangkitkan semangat dan logo Dian Pelangi. “Mengambil huruf atau tulisan karena terinspirasi dari status di media sosial seperti Instagram,” jelasnya.
Dia mengatakan kerudung menjadi salah satu kekuatan. Kata-kata yang disematkan dalam kerudung dapat menjadi pesan yang powerful.
.jpg)
Dian Pelangi
ZASHI
Gaya perempuan kekinian juga ditampilakan desainer Zaskia Sungkar dan Shireen Sungkar lewat label Zashi. Bedanya, koleksi milik Sungkar bersaudara kali ini terinspirasi dari Kota Dubai. Busana dihadirkan dalam karakter dinamis dengan siluet yang unik dan longgar.
Zaskia mengatakan warna yang diaplikasikan pada koleksinya mengambil warna dari gurun pasir seperti green army, sand, bronze, dan green olive. “Sentuhan ruffle dan peplum mewakili topografi gurun yang dinamis,” katanya.
.jpg)
Zaskia Sungkar dan Shireen Sungkar
Di lain sisi, gaya busana pada masa lalu pun masih memiliki daya tarik. Bukan lagi dianggap kuno, gaya klasik juga dapat dijadikan sebagai identitas diri pemakainya, seperti yang ditampilkan desainer Barli Asmara yang terinspirasi dari Kota Paris.
Barli mengatakan koleksi kali ini penuh dengan filosofi, menyiratkan pesona tersembunyi yang dimiliki Jardin de Tuileries sebagai taman tertua dan terbesar di abad ke-17 yang berada di Place de ka Concorde hingga Musee de Louvre, Paris.
“Saya menarik garis lurus pada history value-nya, meski gaya masih kekinian jangan lupa cerita di belakangnya,” kata Barli.
Berbeda dengan koleksi Barli sebelumnya yang berdesain couture, desainer berkacamata itu kini lebih menampilkan busana siap pakai untuk menjangkau lebih banyak kalangan masyarakat, khususnya kalangan menengah.
.jpg)
Barli Asmara
Dalam tampilan klasik masa renaissance itu, dia menampilkan warna klasik seperti rose gold, kuning, merah, hijau muda yang semakin menambah kesan elegan dan berkelas dalam koleksi Parisian. Detail pola seperti polkadot, garis, plaids dan floral diaplikasikan di atas material lace, kain sutera tipis, katun, rayon, crepe, organdi dan rajut brokat.
Selain itu, sejumlah aksesori tak lupa disematkan untuk menambah keindahan pesona dalam karyanya seperti penggunaan topi anyam berukuran besar dan lebar hingga tas rajut.
.jpg)
Dian Pelangi
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Jumlah perdagangan Indonesia dan Amerika Serikat (AS) ditargetkan menjadi US$60 miliar dengan penguatan kerja sama melalui fasilitas Generalized Systems of Preference (GSP).
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Gempa M6,3 guncang Jepang timur laut. Shinkansen dihentikan, Miyagi terdampak, namun PLTN Fukushima dilaporkan aman.