BEI Hapus Batas Rp50, Saham GOTO Bisa Turun ke Rp1
BEI berencana menghapus batas minimum Rp50. Saham GOTO secara teori bisa turun hingga Rp1, tetapi tetap bergantung pada fundamental.
Contoh meja kerja berdiri/Wikipedia
Harianjogja.com, JAKARTA—Kebanyakan duduk tak baik bagi kesehatan. Kini tren bekerja sembari berdiri yang diklaim lebih sehat mulai menjamur.
Sebuah penelitian menunjukkan kalau meja kerja model berdiri itu juga bisa meningkatkan kinerja Anda. Studi yang dipublikasikan BMJ belum lama ini menunjukkan kalau karyawan yang menggunakan meja berdiri, berkurang secara signifikan jumlah waktu duduknya. Hasilnya, kesehatan mereka lebih baik seiring adanya peningkatan kinerja kerja dibandingkan karyawan yang duduk di kursi mereka seperti biasa.
Seperti dilansir Time, temuan ini melibatkan 146 orang. Sebanyak 76 orang diminta kerja sambil berdiri menggunakan meja kerja yang sesuai untuk itu. Bahkan ada bantalan kursi cerdas, yang akan bergetar mengingatkan orang untuk berdiri. Sementara sisa orang lainnya, bekerja sambil duduk seperti biasa.
Waktu duduk dan berdiri semua orang diukur oleh perangkat yang mereka pakai di paha hingga setahun masa penelitian.
Pada awal penelitian, orang-orang duduk rata-rata 9,7 jam setiap hari, termasuk waktu di rumah. Setelah tiga bulan, mereka menghabiskan 50 menit lebih sedikit setiap harinya. Angka ini bahkan meningkat menjadi 82 menit lebih sedikit.
Pengurangan tersebut berarti manfaat kesehatan yang nyata, karena menurut studi, duduk lebih dari delapan jam per hari meningkatkan risiko kematian dini dan penyakit kardiovaskular. Risiko diabetes tipe 2 juga muncul pada mereka yang banyak duduk.
Orang-orang yang bekerja sambil berdiri lebih sedikit merasa lelah saat bekerja, lebih sedikit merasa cemas dan kualitas hidup lebih tinggi. Mereka juga melaporkan lebih sedikit masalah punggung bawah daripada mereka yang bekerja sambil duduk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BEI berencana menghapus batas minimum Rp50. Saham GOTO secara teori bisa turun hingga Rp1, tetapi tetap bergantung pada fundamental.
Dies Natalis ke-42 ISI Jogja ditutup pesta rakyat dua hari dengan jathilan, ketoprak, karawitan, hingga heavy metal.
Iran menuding elemen pemerintah AS dan aktor yang bersekutu dengan Israel berupaya memanipulasi pasar energi global di tengah konflik.
DPRD DIY menyoroti perubahan data desil yang menjadi basis sejumlah kebijakan, termasuk bantuan sosial dan kepesertaan BPJS.
Pemkot Jogja mendorong koperasi mengembangkan sektor riil melalui SiKepo agar usaha anggota dan koperasi terintegrasi serta lebih produktif.
Lima tokoh disebut masuk bursa Ketum PBNU 2026-2031. Simak profil, pengalaman, dan gagasan para kandidat dalam Muktamar ke-35 NU.