Pabrik Hidrogen Hijau Pertama Pertamina Siap Beroperasi Tahun Ini
Pertamina menargetkan pabrik hidrogen hijau pertama di PLTP Ulubelu, Lampung, mulai beroperasi pada November 2026.
Ilustrasi pangkas rambut pria/Reuters
Harianjogja.com, JOGJA—Gaya rambut pria yang kerap tidak bisa selalu rapi ternyata bikin kesal. Usut-punya usut pria banyak salah pilih produk perawatan.
Dilansir dari The F Thing, kesulitan yang seringkali dihadapi para pria adalah memilih produk mana yang tepat untuk rambutnya.
Jason Crozier, penata rambut pria yang mumpuni di bidangnya, memberikan tips tentang produk-produk yang cocok untuk masing-masing jenis rambut. Jadi apa pun jenis rambut Anda, menurut Crozier tetap akan bisa ditata dengan baik asal tahu produk yang tepat untuk tata rambut sehari-hari.
Rambut Tipis
Selalu pilih produk dry matte. Jenis yang bubuk adalah pilihan tepat untuk menambah volume rambut atau memberi kesan rambut lebih tebal dan tidak lepek.
Rambut Tebal
Rambut tebal seringkali kurang lembap. Produk yang dibuat dari olahan rumput laut cocok untuk jenis rambut seperti ini karena memiliki efek melembapkan hingga ke dalam.
Gaya Afro
Berikan kelembapan, tata, dan sentuhan akhir yang ciamik! Rambut dengan jenis atau model Afro ini adalah versi ekstrem dari rambut keriting. Anda perlu berusaha lebih keras untuk membuatnya lebih lembap dan berkilau. Produk yang sarat dengan minyak alpukat bisa dipertimbangkan karena kandungan ini bisa mengunci kelembapan.
Rambut Diwarnai
Ke mana pun Anda pergi, rambut berwarna memang membutuhkan produk perawatan rambut yang sedikit lebih banyak dan mahal. Pilih produk yang tidak hanya bisa menutrisi rambut tapi juga menjaga warna rambut agar tak mudah pudar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Pertamina menargetkan pabrik hidrogen hijau pertama di PLTP Ulubelu, Lampung, mulai beroperasi pada November 2026.
Pemkab Kulonprogo mengeluhkan minimnya keterlibatan dalam program MBG dan menyoroti sebaran SPPG yang belum merata di wilayahnya.
Kabupaten Bantul akan memasok 250 ton sampah per hari untuk mendukung operasional PSEL Piyungan yang ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2028.
Xpeng melakukan recall 33.473 unit X9 di China akibat potensi kebocoran pada suspensi udara depan. Perbaikan gratis akan dimulai pada 28 Agustus 2026.
" kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya DPRD Sleman mempelajari strategi komunikasi publik yang diterapkan Pemerintah Kota Surabaya,"
Pemkab Banyumas menunggu hasil investigasi Polresta Banyumas terkait ambruknya tribun VIP Drift Speed Fest di Purwokerto. Korban sementara mencapai sekitar 90 o