Tambang Emas Ilegal di Sungai Batang Tebo Ditindak, Sarana Tambang Dimusnahkan
Polres Bungo memusnahkan sarana PETI di Sungai Batang Tebo, termasuk alat penyaring emas dan tangki minyak berkapasitas 1.000 liter.
Happy Salma/Instagram@happysalma
Harianjogja.com, JAKARTA - Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional, Titimangsa Foundation bekerja sama dengan Fourcolours Film dan didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation mempersembahkan film pendek berjudul "Sekar".
Film ini bercerita tentang seorang wanita buta bernama Sekar (Sekar Sari) yang menjadikan batik buatan ibunya sebagai seluruh dunia.
Dia mencintai seluruh bagian dari batik tanpa pernah melihatnya.
Setiap kali ibunya (Christine Hakim) membuat batik dengan canting dan lilin, dia selalu ada di samping ibunya untuk mencium bau lilin, bau pewarna, mendengar suara kibaran kain, suara kompor dan meraba cap.
Sang ibu juga suka memintanya duduk bersama dan menebak motif apa yang sedang dibuat. Bagi Sekar, batik adalahnya caranya melihat dunia.
Drama berdurasi 30 menit tersebut, ditulis dan disutradarai oleh Kamila Andini.
Sutradara ini ingin menunjukkan bahwa makna batik yang filosofis bisa diterapkan untuk kehidupan sehari-hari.
"Saya ingin mengajak penonton menikmati semua bunyi, visual dan semua perasaan yang ada dalam batik seperti yang dirasakan Sekar. Di balik setiap batik terselip doa dan harapan yang tersimpan. Melalui hubungan Sekar dan ibunya, saya ingin memperlihatkan kasih sayang yang mendalam," ujar Kamila dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (1/10/2018).
Happy Salma selaku produser dan founder Titimangsa Foundation mengaku sangat bangga bisa mendukung hadirnya film pendek ini.
Menurut dia, keterlibatannya dalam film ‘’Sekar’’ juga sebagai cara untuk melestarikan warisan budaya.
"Kamila berani mengangkat batik sebagai latar belakang yang tetap dikemas secara menarik dengan problematika kehidupan seorang disabel inspiratif. Dengan mengangkat batik, ini adalah kontribusi kami untuk melestarikan dan menjaga warisan budaya bangsa," terang Happy.
Selain Christine Hakim dan Sekar Sari, film ini juga diperankan oleh Marthino Lio.
"Sekar" akan diputar perdana mulai 2 Oktober 2018 di kanal YouTube Indonesia Kaya. Namun, masyarakat dapat menyaksikan ringkasannya yang berdurasi 8 menit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia/Antara
Polres Bungo memusnahkan sarana PETI di Sungai Batang Tebo, termasuk alat penyaring emas dan tangki minyak berkapasitas 1.000 liter.
Wellnesia mengembangkan wellness tourism di Jogja dengan memadukan aktivitas kesehatan, budaya Jawa, komunitas, dan kepedulian terhadap alam.
Kasus tenggelamnya KM Virgo Transport 8 dilimpahkan ke Mabes Polri. Sebanyak 69 orang masih dalam pencarian hingga 28 September 2026.
Taj Yasin mencari terobosan pembiayaan hijau bagi IKM Jateng karena biaya awal teknologi ramah lingkungan masih mahal.
Geely menargetkan penjualan 50-60 unit per bulan di DIY meski ekonomi lesu. Dealer baru dibuka di Jl. Magelang KM 9,5.
PSS Sleman kebobolan tujuh gol dari tiga laga Super League. Pieter Huistra mengakui catatan itu terlalu banyak dan harus diperbaiki.