Daratan Baru Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Benarkah Cucu Krakatau? Ini Kata Pakar
Pakar geologi Daryono menjelaskan daratan baru di sekitar Anak Krakatau bukan gunung api baru, melainkan akumulasi material vulkanik.
Penampilan Band M.O.G dalam musik malam TBY, Rabu (18/9/2018) malam. /Harian Jogja-Sunartono
Harianjogja.com, JOGJA - Taman Budaya Yogyakarta (TBY) kembali menggelar musik malam dengan tajuk Making Music and Make Friend di Panggung Terbuka TBY, Rabu (18/9/2018) malam. Konser itu menampilkan lima band utama yang menyesuaikan dengan tema serta satu band anak sebagai pembuka.
Kurator Musik Malam TBY Heri Susilo menjelaskan dalam musik malam kali ini menghadirkan sejumlah grup band yang sudah memiliki karya kreatif. Melalui tema tersebut berusaha memompa semangat pemusik dalam mempererat persahabatan, karena harus diakui dalam bermain musik sangat mustahil berjalan tanpa ada dukungan teman.
"Grup ini dalam berproses membuat karya juga melalui teman. Khusus di sini ketika ada teman yang berproses tetapi kemudian berpisah, ini diundang diajak berkarya bersama, sehingga dukungan teman tetap terwujud," ungkapnya saat ditemui di sela-sela konser, Rabu (18/9/2018) malam.
Heri mengatakan, dalam perhelatan itu pihaknya juga mengapresiasi grup band M.O.G yang didominasi anak-anak SD dan SMP turut ditampilkan sebagai pembuka. Lolosnya band anak itu karena sebelumnya ia sudah melihat aksi panggungnya yang memang layak untuk diapresiasi. Harapannya dengan adanya penampilan band anak di awal dapat memompa semangat para musisi dewasa yang tampil malam itu.
"Saya apresiasi dengan M.O.G ini, karena memang di luar tema kami tampilkan di awal dan kebetulan orangtua mereka mendukung," ujar pria yang akrab disapa Heri Macan ini.
Dalam konser itu menampilka lima band utama yang sesuai dengan tema. Antara lain band zues, robbrs, buktu, scenario dan band SHC. Band ini menyasar lintas generasi namun lebih banyak mengarah pada generasi milenial.
Menurut Heri dalam perhelatan musik malam memang belum sampai masuk pada tahap estetik musik dengan menunjuk grup tertentu sebagai terbaik.
"Karena kebutuhan musik malam adalah biar ruang ini diapresiasi dulu dalam komunitas itu," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pakar geologi Daryono menjelaskan daratan baru di sekitar Anak Krakatau bukan gunung api baru, melainkan akumulasi material vulkanik.
28 September 2026 diperingati sebagai Hari Kereta Api Nasional, Hari Pertambangan dan Energi, Hari Hak untuk Tahu, dan Hari Rabies Sedunia.
28 September 2026 diperingati sebagai Hari Kereta Api Nasional, Hari Pertambangan dan Energi, Hari Hak untuk Tahu, dan Hari Rabies Sedunia.
Prakiraan cuaca DIY Senin, 28 September 2026: suhu maksimum 33°C, udara kabur di Kota Jogja, Bantul, dan Kulonprogo. Cek rinciannya.
Cek jadwal SIM Keliling Jogja Senin 28 September 2026, lokasi layanan, jam operasional, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Cek jadwal SIM Sleman Senin 28 September 2026, lokasi pelayanan, jam buka, jenis layanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.