Kasus Suap Rejang Lebong Merembet ke Bengkulu, KPK Sita Rp4 Miliar
Kasus suap Rejang Lebong berkembang ke Kota Bengkulu. KPK menemukan uang tunai Rp4 miliar saat menggeledah rumah pejabat Pemkot Bengkulu.
Komedian Polo. /Okezone.com-Sarah
Harianjogja.com, JAKARTA - Pengakuan mengejutkan keluar dari mulut Komedian Polo. Ia mengungkapkan pernah melakukan pesta narkoba ketika mendekam di Lapas Cipinang pada 2004 silam.
Pada saat itu, pria dengan nama asli Christian Barata Nugroho tersebut menyebutkan kalau keterbatasan penjaga di Lapas Cipinang masih sedikit. Sehingga, para tahanan bisa dengan leluasa untuk mengonsumsi narkoba di dalam sel.
“Ketika dulu 14 tahun yang lalu masih dengan segala keterbatasan sekian lapas itu memiliki petugas sedikit, sementara harus dijaga itu ribuan bahkan pernah over kapasitas,” ujar Polo saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Jumat (14/9/2018).
“Bicara yang namanya orang dulu masih make dan sebagainya karena banyak hal yang dulu itu masih dirasakan longgar oleh para napi, dan dulu belum ada rehabilitasi. Oleh karena itu kecenderungannya masih tinggi sampai di dalam penjara orang masih sering make,” tambahnya.
Bahkan, Polo pun mengaku bahwa dirinya sempat menggunakan narkoba di dalam sel bersama dengan teman-teman tahanannya. Namun, lambat laun, ia merasa ingin menyudahi dan berubah untuk tidak mengonsumsi narkoba lagi.
“Maka ada lah beberapa termasuk saya juga make di dalam. Tapi pada akhirnya saya sadari buat apa ini semua, kalau ada keinginan untuk melakukan hal-hal seperti ini sudah lah,” ungkap Polo.
Saah satu anggota grup lawak Srimulat ini pun menyebutkan, ada oknum-oknum yang membuat barang-barang tersebut bisa sampai ke lapas dan dikonsumsi oleh tahanan. Namun pada saat menggunakan, ia tidak berani bertanya kepada orang yang mengajaknya.
“Ah enggak sampi ke sana ketika kita ditawarin gitu jawabannya cuma yes or no. Enggak mungkin kita tanya-tanya gitu malah yang mau jualan takut,” pungkas komedian berusia 51 tahun tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Kasus suap Rejang Lebong berkembang ke Kota Bengkulu. KPK menemukan uang tunai Rp4 miliar saat menggeledah rumah pejabat Pemkot Bengkulu.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
Samsung Galaxy Watch Ultra2 hadir dengan fitur kesehatan berbasis AI untuk trail running, diving, dan pemantauan kebugaran harian.
Fenomena upwelling di Waduk Kedung Ombo Boyolali menyebabkan 10 ton ikan mati dan kerugian petani KJA mencapai Rp247 juta.