Yusril Ungkap Prabowo Sudah Tahu Jadi Target Penyadapan Ilegal Listyo Sigit Cs
Yusril menyebut Prabowo mengetahui dugaan penyadapan ilegal terhadap dirinya setelah menerima laporan Kapolri.
Komedian Polo. /Okezone.com-Sarah
Harianjogja.com, JAKARTA - Pengakuan mengejutkan keluar dari mulut Komedian Polo. Ia mengungkapkan pernah melakukan pesta narkoba ketika mendekam di Lapas Cipinang pada 2004 silam.
Pada saat itu, pria dengan nama asli Christian Barata Nugroho tersebut menyebutkan kalau keterbatasan penjaga di Lapas Cipinang masih sedikit. Sehingga, para tahanan bisa dengan leluasa untuk mengonsumsi narkoba di dalam sel.
“Ketika dulu 14 tahun yang lalu masih dengan segala keterbatasan sekian lapas itu memiliki petugas sedikit, sementara harus dijaga itu ribuan bahkan pernah over kapasitas,” ujar Polo saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Jumat (14/9/2018).
“Bicara yang namanya orang dulu masih make dan sebagainya karena banyak hal yang dulu itu masih dirasakan longgar oleh para napi, dan dulu belum ada rehabilitasi. Oleh karena itu kecenderungannya masih tinggi sampai di dalam penjara orang masih sering make,” tambahnya.
Bahkan, Polo pun mengaku bahwa dirinya sempat menggunakan narkoba di dalam sel bersama dengan teman-teman tahanannya. Namun, lambat laun, ia merasa ingin menyudahi dan berubah untuk tidak mengonsumsi narkoba lagi.
“Maka ada lah beberapa termasuk saya juga make di dalam. Tapi pada akhirnya saya sadari buat apa ini semua, kalau ada keinginan untuk melakukan hal-hal seperti ini sudah lah,” ungkap Polo.
Saah satu anggota grup lawak Srimulat ini pun menyebutkan, ada oknum-oknum yang membuat barang-barang tersebut bisa sampai ke lapas dan dikonsumsi oleh tahanan. Namun pada saat menggunakan, ia tidak berani bertanya kepada orang yang mengajaknya.
“Ah enggak sampi ke sana ketika kita ditawarin gitu jawabannya cuma yes or no. Enggak mungkin kita tanya-tanya gitu malah yang mau jualan takut,” pungkas komedian berusia 51 tahun tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Yusril menyebut Prabowo mengetahui dugaan penyadapan ilegal terhadap dirinya setelah menerima laporan Kapolri.
Abrasi menghilangkan laguna Pantai Trisik Kulonprogo. Kunjungan wisatawan terus menurun, sementara warga beralih mengandalkan pertanian.
Nusron Wahid diperiksa KPK selama lima jam terkait perkara ATR/BPN. KPK masih mendalami dugaan suap dan gratifikasi.
Kemkomdigi menyebut Rancangan Perpres Badan Pengawas Data Pribadi telah memasuki tahap final dan diajukan kepada Presiden.
KSPSI AGN memecat Listyo Sigit dari jabatan Ketua Dewan Penasihat hingga proses hukum kasus dugaan penyadapan berkekuatan hukum tetap.
Peternak penerima bantuan 600 ayam petelur di Bantul belum meraup untung. Harga pakan tinggi membuat biaya operasional ditutup uang pribadi.