6 Manfaat Stroberi untuk Kesehatan, Kaya Antioksidan
Stroberi kaya vitamin C, serat, dan antioksidan. Simak 6 manfaatnya untuk imunitas, jantung, hingga mencegah penyakit kronis.
Artis Filipina Kris Aquino (tengah) diapit oleh Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat dan Wakil Direktur Marketing Sido Muncul Maria Reviani Hidayat saat di Candi Prambanan Jogja, Rabu (25/7/2018)./Ist
Harianjogja.com, SLEMAN-Menggandeng artis Filipina Kris Aquino, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul membuat iklan terbaru produk Tolak Angin di Candi Prambanan, Rabu (25/7/2018). Selain di Jogja, syuting iklan juga dilakukan di Semarang.
Wakil Direktur Marketing Sido Muncul Maria Reviani Hidayat mengatakan, Kris Aquino sendiri merupakan artis, presenter, dan produser sekaligus adik kandung Presiden Filipina ke 15 Benigno Aquino. "Jaringan Kris luas dan terkenal sehingga cocok untuk menjadi brand ambassador. Semoga dengan ini penjualan produk Sido Muncul di Filipina bagus," katanya dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Rabu (25/7/2018).
Dia mengatakan produk jamu herbal di Filipina belum ada. Padahal masyarakat di sana juga suka dengan produk yang natural. Dia optimistis produk Sido Muncul bisa diterima secara luas karena ada kemiripan antara lidah masyarakat Filipina dengan Indonesia.
"Kami sudah lakukan survei itu. Terbukti Kris cocok menggunakan produk kami. Sekarang dia pemakai," ujarnya.
Selain Candi Prambanan, lokasi syuting juga akan dilakukan di kawasan Malioboro. Jogja dipilih sebagai lokasi syuting juga bertujuan untuk mempromosikan potensi pariwisata di Indonesia. "Kami turut mempromosikan pariwisata agar masyarakat Filipina bisa menikmati keindahan pariwisata Indonesia khususnya Jogja," katanya.
Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat mengatakan pemilihan bintang iklan dengan menggaet bintang lokal Filipina bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk Sido Muncul. Sebab rencananya, iklan akan ditayangkan di dua negara, Indonesia dan Filipina.
"Kami mencari sosok yang dipercaya. Kami berharap dengan Kris Aquino dan syuting di Indonesia, bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk Sido Muncul. Masyarakat Filipina juga bisa semakin mudah mengenal dan menerima produk Sido Muncul," katanya.
Sebelum menggandeng Kris Aquino Sido Muncul juga pernah menggaet artis Filipina lainnya, Manny Pacquiao petinju profesional sebagai bintang iklan Tolak Angin dan Kuku Bima Energi. Hampir sama dengan masyarakat Indonesia, kata Irwan, masyarakat Filipina juga gemar meminum jamu. "Masyarakat Filipina juga memiliki tradisi minum jamu," katanya.
Saat ini, Sido Muncul memperluas pangsa pasarnya ke Filipina. Tolak Angin Sido Muncul juga terdaftar di Food and Drug Administration Philippines dan mendapatkan izin edar sejak 16 November 2017 lalu. Bahkan Sido Muncul mendirikan kantor cabangnya di Manila, Filipina.
"Ke depan selain Filipina, ke semua negara di ASEAN, seperti Thailand, Vietnam sekalian mengenalkan pariwisata Indonesia. Jadi iklan yang saya buat juga bermanfaat bagi pariwisata Indonesia," kata Irwan.
Adapun Kris Aquino mengaku senang bisa menjadi salah satu Brand Ambassador Sido Muncul. Dia mengaku menggunakan sejumlah produk Sido Muncul seperti jamu dan minyak angin. Kris sendiri mengaku familiar dengan produk-produk asal Indonesia.
"Saya suka dengan produk yang natural, dan masyarakat di Filipina juga suka dengan produk ini," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Stroberi kaya vitamin C, serat, dan antioksidan. Simak 6 manfaatnya untuk imunitas, jantung, hingga mencegah penyakit kronis.
Polresta Banyumas memeriksa sedikitnya 10 saksi untuk mengusut ambruknya tribun VIP Drift Speed Fest yang melukai sekitar 83 penonton.
Galaxy Watch Ultra2, smartwatch yang memadukan fitur pendukung aktivitas luar ruang dengan insight kesehatan berbasis AI melalui Samsung Health.
ESDM menyatakan Indonesia masih bertahan dalam survival mode menghadapi gejolak harga minyak dunia akibat konflik geopolitik.
KAI Daop 6 Jogja masih mencatat 14 pelintasan liar hingga Juli 2026. Delapan titik ditutup tahun ini, total 42 perlintasan ditutup sejak 2023.
Survei SMRC menunjukkan hanya 15,7% masyarakat menilai ekonomi Indonesia baik, sementara penilaian negatif terhadap ekonomi dan hukum meningkat.