Astaga..Film Lawas Inneke Koesherawati "Ranjang Ternoda" Dipelesetkan Jadi 'Penjara Ternoda"

Newswire
Newswire Senin, 23 Juli 2018 14:50 WIB
Astaga..Film Lawas Inneke Koesherawati "Ranjang Ternoda" Dipelesetkan Jadi 'Penjara Ternoda"

Kicauan @ulinyusron./Twitter

Harianjogja.com, JAKARTA- Ada-ada saja ulah netizen merespons berita kasus suap di Lapas Sukamiskin yang menyeret artis Inneke Koesherawati. Bahkan, judul film lawas yang diperankan Inneke sebagai bintang "panas" di layar lebar dipelesetkan jadi meme kocak.

Kicauan di Twitter yang menyinggung masa lalu Inneke Koesherawati itu diunggah salah satu nettizen pemilik akun Twitter @ulinyusron. Ia memposting sebuah poster film lawas yang dimainkan Inneke Koesherawati yang berjudul Ranjang Ternoda. @ulinyusron pun dalam kicauannya, 21 Juli lalu mempelesetkan menjadi Penjara Ternoda.

"KPK bikin judul film ini jadi berkisah Penjara Ternoda," kicau @ulinyusron.

Kicauan @ulinyusron itu mengacu pada kasus operasi tangkap tangan suami Inneke, Fahmi Darmawansyah. Fahmi menjadi tersangka penyuapan karena kepergok menyuap Kalapas Sukamiskin Wahid Husein untuk mendapatkan fasilitas mewah di penjara. Fahmi saat ini masih berstatus sebagai terpidana korupsi atau koruptor kasus penyuapan proyek Bakamla.

Postingan @ulinyusron pun dikomentari nettizen lain pemilik akin Twitter @RajaPurwa. Dia tidak senang dengan aksi @ulinyusron yang memajang poster film lawas Inneke yang tampil setengah telanjang di poster itu. Sementara saat ini Inneke sudah mengenakan jilbab.

"Pak @jokowi, saya mengajukan protes keras bukan sebagai oposisi Anda atas postingan pendukung anda saudara @ulinyusron dengan memposting seorang muslimah yang sudah menyatakan dirinya berhijrah, terlepas dirinya sekarang berbuat salah atau tidak. Demi Allah saya kutuk orang ini! Setuju RT and Like!" kicau @RajaPurwa.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Suara

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online