KPI Sebut Anak Mudah Terkena Dampak Negatif Media

Newswire
Newswire Selasa, 17 Juli 2018 17:17 WIB
KPI Sebut Anak Mudah Terkena Dampak Negatif Media

Ilustrasi anak-anak/Reuters

Harianjogja.com, JAKARTA-Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Dewi Setyarini mengatakan anak sangat mudah terkena dampak negatif media sehingga media penyiaran harus memiliki perspektif perlindungan anak.

"Jumlah anak di Indonesia mencapai 87 juta jiwa atau sepertiga penduduk Indonesia. Sebagian penikmat media adalah anak-anak," kata Dewi dalam jumpa media yang diadakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Jakarta, Selasa (17/7/2018).

Anak-anak harus dilindungi dari dampak negatif media dan media penyiaran harus memiliki perspektif perlindungan anak karena anak-anak memiliki sifat imitatif dan adaptif.

Padahal, di Indonesia, generasi Z atau yang berusia dua tahun hingga 20 tahun menghabiskan sekitar 5 jam 18 menit setiap hari untuk mengonsumsi televisi, sedangkan generasi milenial yang berusia 21 tahun hingga 37 tahun menghabiskan waktu 4 jam 52 menit.

Hal itu jauh berbeda dengan di Amerika Serikat, generasi Z dan generasi milenial menghabiskan sekitar dua jam untuk menonton televisi.

"Sifat media penyiaran saat ini masuk ke dalam ruang privat anak tanpa diundang. Bisa dikatakan, televisi sudah menjadi bagian dari keluarga," tambahnya.

Dewi menjadi salah satu narasumber dalam jumpa media yang diadakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Selain Dewi, narasumber yang lain adalah Deputi Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Lenny R Rosalin.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online