Pabrik Hidrogen Hijau Pertama Pertamina Siap Beroperasi Tahun Ini
Pertamina menargetkan pabrik hidrogen hijau pertama di PLTP Ulubelu, Lampung, mulai beroperasi pada November 2026.
Siti Badriah./Okezone
Harianjogja.com, JAKARTA - Lagu berjudul Lagi Syantik kini tengah booming di Tanah Air. Siapa menyangka, saat diciptakan, lagu ini hanya dipoles selama empat jam.
Kepopuleran lagu Lagi Syantik membawa nama Siti Badriah (Sibad) kian dielu-elukan publik Tanah Air. Bagaimana tidak, respons lagu Lagi Syantik bisa dikatakan jauh dari prediksi Siti Badriah. Terlebih lagu ini juga sampai pada penikmat musik luar negeri.
Kendati demikian, menurut sang pencipta lagu yakni Yogi bahwa lagu Lagi Syantik sebenarnya telah dibuat satu tahun yang lalu. Namun pihaknya mencari waktu yang tepat untuk mengeluarkan lagu yang bergenre dangdut. Di samping itu, Yogi kembali menuturkan bahwa kata syantik sendiri diambil dari kata-kata yang tengah populer di media sosial.
"Ini lagu sebenarnya sudah produksi setahun yang lalu. Tapi nanti dulu untuk mengeluarkan lagunya, tunggu waktu yang tepat. Kami update media sosial terus banyak yang pakai kata \'syantik\'," ungkap Yogi selaku pencipta lagu saat dijumpai di kawasan Menteng, Jakarta Pusat pada Senin (25/6/2018).
Tidak hanya sampai di situ, untuk mempercantik alunan lagu Lagi Syantik, Yogi pun mempercayakan nada-nada lagu tersebut pada DJ Donald. Hingga pada akhirnya terciptalah lagu Lagi Syantik. Tetapi menurut penuturan DJ Donald ia mempercantik lagu ini hanya dalam tenggat waktu empat jam.
"[Bikin lagu ini] ngalir aja, ngikutin vokal aja. Sekitar empat jam buat ngebagusin lagunya," timpal Dj Donald.
Meski begitu dengan hadirnya, lagu Lagi Syantik ini juga sukses menyaingi beberapa lagu dangdut yang beraliran koplo yang melafalkan tembang bahasa Jawa. Terlebih sentuhan musik yang ada dalam lagu ini jauh berbeda dengan musik-musik dangdut sebelumnya.
Lantas melihat kepopuleran lagu ini, Siti Badriah juga tampak mengucapkan rasa syukurnya. Terlebih lagu ini berhasil menembus angka yang tidak main-main dalam media sosial YouTube yakni 160 juta views.
"Perasaannya pasti senang banget Alhamdulillah sangat bersyukur karena apa ya, ini hanya dalam waktu hitungan bulan. Kan biasanya lagu Sibad [booming] dalam hitungan tahun baru dapatin jutaan," tutup Siti Badriah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Pertamina menargetkan pabrik hidrogen hijau pertama di PLTP Ulubelu, Lampung, mulai beroperasi pada November 2026.
Pemkab Gunungkidul mengambil alih pengelolaan retribusi wisata di TPR Kemadang setelah ditemukan kebocoran penarikan retribusi.
Harga ayam dan telur mulai naik seiring program MBG kembali berjalan. Dapur SPPG diminta membeli bahan baku langsung dari peternak.
Kemenkeu menyiapkan pertemuan dengan pimpinan BI usai Perry Warjiyo mengundurkan diri sebagai Gubernur Bank Indonesia.
Pemkab Kulonprogo mengeluhkan minimnya keterlibatan dalam program MBG dan menyoroti sebaran SPPG yang belum merata di wilayahnya.
Kabupaten Bantul akan memasok 250 ton sampah per hari untuk mendukung operasional PSEL Piyungan yang ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2028.