Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Ilustrasi steak/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA—Makanan lezat dan menggoyang lidah banyak yang berlemak. Contohnya steak. Konsumsi dalam jumlah berlebihan yang akan menimbulkan risiko kesehatan di kemudian hari.
Pakar nutrisi Emilia Achmadi mengungkapkan kiat-kiat mengolah makanan berlemak agar tetap lezat namun sehat.
Pertama adalah mengganti bahan baku yang rasanya tidak jauh berbeda. "Ganti santan dengan susu, atau susu full cream diganti jadi susu rendah lemak," kata dia di Jakarta, Jumat. Sebagai perbandingan, kadar lemak dalam segelas susu low fat 70 persen lebih rendah dibanding susu full cream.
Paha ayam beserta kulitnya pun dapat diganti dengan dada ayam tanpa kulit. Lemak yang berkurang? 71%.
Selain itu, tenderloin adalah pilihan tepat untuk menggantikan iga sapi bila ingin menyantap kadar lemak lebih rendah. Sebanyak 50 gram tenderloin mengandung 37% lemak lebih sedikit dibanding 50 gram iga sapi.
Cara memasak juga merupakan hal krusial yang menentukan kadar lemak suatu hidangan. Emilia menyarankan untuk mengurangi makanan yang digoreng dan beralih ke cara lain seperti mengukus dan merebus.
Sebuah pisang goreng memiliki lemak 12 kali lebih banyak ketimbang satu pisang biasa. Kentang goreng mengandung lemak 161 x lebih banyak dibandingkan kentang yang dipanggang dengan kulitnya. Sementara itu, lemak pada tahu goreng empat kali lebih banyak ketimbang tahu kukus. Hal yang sama berlaku pada ikan yang dipanggang dan dikukus.
Kacang pun sebaiknya direbus, bukan digoreng. Sebab, lemak pada kacang yang direbus berkurang 58% dibandingkan kacang goreng.
Dia menambahkan dalam sehari manusia dianjurkan makan dalam asupan yang terdiri dari 50% karbohidrat, 20% protein dan 30% lemak. Menurut riset, konsumsi lemak masyarakat Indonesia masih berlebihan dari anjuran ideal, yaitu 41%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Puan Maharani menyebut kehadiran Prabowo di DPR untuk menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 menjadi momentum strategis nasional
BPA Fair Kejaksaan Agung menjual Harley Davidson, BMW, hingga Mercedes hasil rampasan korupsi dengan kenaikan lelang Rp1,65 miliar.
Kemhan siapkan Bandara Kertajati menjadi pusat MRO pesawat Hercules Asia untuk memperkuat industri pertahanan Indonesia
Prabowo ungkap alasan turun langsung menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 di DPR di tengah tantangan geopolitik dan ekonomi global.
Menlu Sugiono memastikan Indonesia terus berkoordinasi untuk menyelamatkan 9 WNI peserta flotilla kemanusiaan Gaza yang ditangkap Israel.