Motor Koperasi Desa di Wonogiri Nyungsep, Dandim: Dugaan Rem Blong
Motor roda tiga KDKMP di Wonogiri nyungsep ke tegalan. Dandim ungkap dugaan rem blong, ini fakta lengkap dan data distribusi armada terbaru.
Marco Simic (mengenakan kaos merah) bersama Via Vallen (paling kiri) dalam sebuah acara./Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA- Sebuah video yang tengah viral di media sosial mengungkapkan tentang indikasi pedangdut Via Vallen mengagumi pesepakbola Marco Simic yang belakangan melakukan pelecehan seksual terhadap dirinya.
Pro kontra mengenai kasus pedangdut Via Vallen dengan pesepakbola Marko Simic masih hangat hingga kini. Ada yang menganggap Via Vallen berlebihan atau lebay, tapi tak sedikit juga yang mendukung pelantun Sayang itu dalam melawan pelecehan seksual terhadap kaum perempuan.
Namun sebuah video yang cukup mengejutkan tentang Via Vallen muncul baru-baru ini. Dalam video yang diunggah beberapa akun Instagram gosip itu diketahui kalau Via Vallen rupanya mengagumi pesepakbola asal Kroasia tersebut.
Video tersebut sepertinya diambil dalam acara launching kompetisi Go-jek Traveloka Liga 1 2018 di Studio 5 Indosiar, Jakarta Barat, 19 Maret 2018. Di acara tersebut, Via Vallen hadir untuk memeriahkan acara dengan membawakan lagu Sayang.
Sebelum dimulai acara, Via Vallen sempat melakukan live Instargam. Di situ, Via Vallen sempat berbincang dengan seorang perempuan dari Indosiar. Rupanya, Via Vallen sangat senang bisa ikut acara tersebut karena bakal bertemu Marko Simic. Pemilik nama asli Maulidia Octavia ini mengakui penggemar pesepakbola berusia 30 tahun tersebut.
"Nggak tahunya dia yang mau foto sama Simic," kata perempuan dari Indosiar itu kepada Via Vallen.
"Iya mau foto. Makanya tadi saya pas GR ngikutin [Simic] terus," balas Via Vallen.
"Padahal tadi ada waktu lho harusnya. Di ruang host dia. Dia nunggu di situ lama. Ih, Anda kurang cepat," timpal perempuan dari Indosiar.
Lantas, perempuan yang memakai seragam Indosiar itu meminta kepada seorang laki-laki untuk memberi tahu dirinya jikalau Simic sedang break on air.
"Jadi pas Simic lagi break, nanti kasih tahu. Kabarin ya. Biar kita nanti ketemu," kata perempuan Indosiar tersebut. Sementara Via Vallen hanya tersenyum dengan pemintaan perempuan dari Indosiar tersebut.
Video tersebut rupanya cukup mengejutkan bagi sebagaian warganet. Karena sebelumnya, saat mengungkap pelecehan verbal Marko Simic, Via Vallen mengaku tak mengenal pemain Persija Jakarta tersebut.
Warganet pun kemudian banyak yang berkomentar negatif mengenai pedangdut asal Jawa Timur tersebut. Beberapa berkomentar dan menuduh Via Vallen sengaja mencari sensasi. Apalagi, pelakunya seorang pesepakbola terkenal.
"Kalau merasa korban, laporin ke pihak berwajib bukan cuma koar-koar di medsos," kata seorang warganet.
"Kalau diliat dari screenshoot percakapannya, mereka berdua sudah rada akrab. Karena si bule bilang kenapa pakai di-screen shoot segala, besok aku telepon. Lagian dilecehin seperti apa? Dipegang juga tidak, dikirim foto-foto porno juga tidak. Nanti yang bohong dengan motif apa bakalan terungkap , karier ingin melejit dengan cara seperti ini, nggak bakalan bertahan lama," kata warganet yang lain.
Namun bagi sebagian besar warganet lainnya, video tersebut tak berarti apa-apa. Menurut beberapa warganet, Via Vallen menjadi korban dalam kasus ini, mereka pun mendukung apa yang dilakukan pelantun Jerit Atiku itu.
"Ngefans sama seseorang bukan berarti dia nganggap kita murahan hingga bisa dilecehkan," kata seorang warganet.
"Pelecehan tetaplah pelecehan. Lebih sakit lagi, kalau ternyata orang yang dikenal yang melakukan pelecehan. Trauma loh, serius," timpal warganet yang lain.
"Pelecehan kok didukung sih netijen? Please be smart! Pantesan ya, maaf perempuan suka ngumbar aurat jangan-jangan memang pengen dilecehkan. Heran..," kata warganet yang lain dengan nada geram.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
Motor roda tiga KDKMP di Wonogiri nyungsep ke tegalan. Dandim ungkap dugaan rem blong, ini fakta lengkap dan data distribusi armada terbaru.
Sarwendah bantah keras fitnah ikut pesugihan di Gunung Kawi. Kuasa hukum sebut itu murni syuting horor dan bidik konten video Pesulap Merah.
Konsep halal tidak cukup dipahami sebatas label pada kemasan produk. Kehalalan harus dibangun dari niat dan kesadaran pelaku usaha.
Taeyang BIGBANG merilis album Quintessence setelah 9 tahun, berisi 10 lagu dan kolaborasi global lintas musisi.
xAI meluncurkan Grok Build, AI coding berbasis terminal untuk saingi Claude Code dengan fitur plan mode dan sub-agent.
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.