#MediaLawanCovid19 Luncurkan Kampanye PantunGakMudik
Kampanye PantunGakMudik diluncurkan untuk meredam peningkatan kembali penyebaran virus Covid-19, khusus menjelang dan pascahari raya Idulfitri.
Baju-baju koleksi Cootonink Mini/JIBI-Bisnis Indonesia-Asteria Desi Kartikasari
Harianjogja.com, JAKARTA—Siapa bilang anak-anak tak bisa tampil modis dan gaya. Ada banyak brand fesyen yang bisa Anda pilih sesuaikan bujet agar anak-anak tak ala kadarnya berpakaian.
Salah satu brand fesyen lokal, Cottonink, akan semakin melengkapi koleksi pakaian anak melalui Cottonink Mini. Brand Fesyen siap pakai tersebut didirkan oleh Carline Darjanto dan Ria Sarwono.
Ria Sarwono, Brand and Marketing Director Cottonink mengatakan, hadirnya brand tersebut berawal dari mimpi mereka yang ingin memberikan produk berkualitas untuk sang buah hati mereka.
Dia mengatakan koleksi tersebut sangat kental dengan ciri khas Cottonink, yakni casual with a twist with a more fun & playful side.
Ria melanjutkan bahwa Cottonink Mini ditujukan tak hanya untuk ibu yang senang memadu-padankan penampilan anaknya, tetapi juga keluarga atau teman yang gemar membelikan pakaian lucu dan menarik untuk si kecil di keluarga mereka.
“We believe that cool moms raised cool kids [kami percaya ibu yang keren akan membesarkan anak-anak yang keren], termasuk dari sisi cara mereka berpakaian. Melalui koleksi Cottonink Mini kami menginginkan si kecil untuk tampil modis seperti orang tuanya,” kata Ria.
Carline Darjanto, CEO & Creative Director Cottonink mengungkapkan pihaknya membutuhkan waktu sekitar enam tahun untuk memos siapkan secara total rencana peluncuran Cottonink Mini.
“Ide untuk menghadirkan Cottonink Mini awalnya sangat simpel, saya dan Ria gemar playing dress up untuk anak kita atau bahkan anak dari teman kami sendiri, " katanya.
Setelah memiliki pengalaman sendiri menjadi seorang ibu, mimpi untuk memiliki brand fesyen anak-anak akhirnya terjadi. Mulai dari situ pihaknya mulai menyiapkan semua sumber daya yang dibutuhkan termasuk sketsa, desain hingga produksi. Dia mengakui hal tersebut merupakan sebuah pengalaman yang seru.
“Kami memiliki tim serta kerabat yang sangat mendukung. Serunya lagi, anak-anak kami memiliki peran yang cukup penting selama perjalanan menyiapkan Cottonink Mini.”
Dia mengatakan tantangan yang dihadapi saat menyiapkan koleksi tersebut adalah memastikan ukuran baju yang dibuat sesuai dengan ukuran anak.
"Kami harus fitting bayi terlebih dahulu, untuk mengetahui live lingkar ketiaknya sesuai atau tidak, lalu lingkar kepalanya masuk apa tidak," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Kampanye PantunGakMudik diluncurkan untuk meredam peningkatan kembali penyebaran virus Covid-19, khusus menjelang dan pascahari raya Idulfitri.
Kali ini, Astra Motor Yogyakarta hadir dalam kompetisi basket, "Basket in the Mall", yang diselenggarakan di atrium Jogja City Mall (JCM) (14-17/5).
WhatsApp iPhone kini mendukung dua akun dalam satu aplikasi lewat update versi 26.17.76 serta menghadirkan fitur Meta AI dan passkey.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Liga 1 2025/2026 usai menang dramatis atas PSM Makassar dan unggul dari Borneo FC.
Rangkaian hari kedua Klaten International Cycling Festival (KLIC Fest) 2026 mencatat sejarah menjadi tuan rumah International Cycling History Conference (ICHC)
BPBD Gunungkidul mengubah skema droping air bersih dengan memprioritaskan anggaran kapanewon menghadapi kemarau panjang 2026.