Ditlantas Polda DIY: Pengemudi Taksi Jangan Main Hakim Sendiri
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
Dream Theater kembali menggelar konser di Indonesia
Harianjogja.com, JOGJA- Dream Theater kembali menggelar konser di Indonesia, kali ini giliran Jogja yang kedatangan band asal Boston, Amerika Serikat ini.
"Baru saja diumumkan: Yogyakarta, Indonesia, 29 September di JogjaRockar..." cuit akun Twitter @dreamtheaternet.
Akun itu mengunggah tautan ke laman bandsintown.com, yang menyebutkan James LaBrie dan kawan-kawan akan tampil di JogajRockarta International Music Festival pada pukul 19.00.
Promotor konser musik Rajawali Indonesia melalui akun Twitter mereka juga mengutip cuitan Dream Theater di Jogja pada September mendatang.
Akun @RajawaliIndo turut mengunggah poster konser Dream Theater JogjaRockarta di Stadion Kridosono yang berisi informasi harga tiket.
Pra-penjualan akan dimulai pada 3 Agustus, seharga Rp 750 ribu (Festival A) dan Rp 350 ribu (Festival B) di Legend Coffee, Jogja.
Harga tiket reguler konser ini seharga Rp950.000 (Festival A) dan Rp450.000 (Festival B) di beberapa situs penjualan tiket online mupun e-commerce.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
Meta disebut memasuki “Era Zombie” karena Facebook mulai ditinggalkan generasi muda di tengah belanja besar AI.
Harga tiket Piala Dunia 2026 melonjak hingga Rp52 juta akibat sistem adaptive pricing FIFA. Federasi kecil paling terdampak.
Apple resmi menghadirkan iPhone 17e di Indonesia dengan MagSafe, chip A19, dan Action Button. Harga mulai Rp13,4 juta.
Netflix digugat Texas karena dituding membuat fitur adiktif untuk anak dan mengumpulkan data pengguna tanpa izin yang jelas.
Persis Solo berada di ujung degradasi BRI Super League 2025/2026. Dua laga terakhir menjadi penentu nasib Laskar Sambernyawa.