Wayang Kulit Semalam Suntuk, Ada Pesan Damai dan Kepedulian untuk NTT
InJourney Destination Management menggelar wayang kulit semalam suntuk di Sleman dengan lakon Wahyu Katentreman. Pagelaran gratis dan libatkan UMKM lokal.
Tips kesehatan dari RSUP Dr Sardjito
Harianjogja.com, SLEMAN -- Penyakit kanker tidak hanya dialami kalangan dewasa, anak-anak juga bisa mengalami hal yang sama. Namun masyarakat diminta tidak kawatir, asal dengan pengobatan rutin dan dukungan keluarga, penyakit kanker bisa disembuhkan.
Direktur Utama RSUP Dr Sardjito Syafak Hanung menyampaikan penyakit kanker bisa disembuhkan dengan pengobatan yang rutin di tempat yang tepat. Selain itu, peran keluarga juga tidak boleh ditinggalkan. Keluarga, kata Syafak, harus mampu menciptakan suasana dan kondisi yang gembira serta nyaman bagi pasien kanker.
Diagnosa lebih awal, lanjutnya, juga membantu pasien untuk menyembuhkan penyakitknya. “Jadi, keberhasilan menyembuhkan pasien kanker tergantung dari kesiapan pelayanan medis, keluarga dan pasien itu sendiri,” kata Syafak usai perayaan hari kanker anak dengan aktor Bertrand Antolin di pusat perawatan kanker anak RSUP Dr Sardjito, Senin (16/1/2017/2017)
Selain ketiga faktor di atas, lanjut Syafak, ketersediaan obat-obatan untuk kanker perlu mendapatkan perhatian. Menurutnya, stok obat kanker harus ada agar pasien kanker dapat meminum sesuai jadwalnya. Selama ini, pengadaan obat penyakit tersebut dihandle langsung dari Pusat.
“Sekarang stok sudah siap. Tidak ada kekurangan," ungkapnya.
Disinggung soal penyakit kanker yang diderita anak-anak, RSUP Dr Sardjito rata-rata menerima 70 pasien baru per tahun. jumlahnya didominasi oleh kanker darah [leukemia]. Dia mengapresiasi kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan di pusat perawatan kanker rumah sakit tersebut.
“Suasana gembira merupakan salah satu hal penting untuk menunjang kesembuhan pasien kanker anak,” ujar Syafak.
Sementara itu, aktor Bertrand Antolin menyemangati anak-anak divonis menderita kanker. Dia mengaku merasa senang karena kondisi anak-anak tersebut gembira seperti tidak memiliki penyakit mematikan itu. Dia mengaku baru kali pertama melihat pasien kanker anak merasa beruntung bisa bertemu dan memberikan semangat pada mereka. "Yang bisa saya lakukan memberikan semangat pada mereka, saya tidak bisa banyak berkata-kata karena melihat perjuangan anak-anak dan keluarga mereka," ungkapnya.
Adapun owner Ali Tatto Sulam Cabang Jogja dan Sabrina Beauty Care dokter Gadi Firnawati mengatakan penyakit kanker bukan hal baru yang diketahuinya. Menurut Gadi, keponakannya Sabrina Maryam bisa sembuh dari kanker. “Berangkat dari itu, kami berniat memberikan semangat bagi anak-anak penderita kanker. Ingat penyakit kanker bisa disembuhkan," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
InJourney Destination Management menggelar wayang kulit semalam suntuk di Sleman dengan lakon Wahyu Katentreman. Pagelaran gratis dan libatkan UMKM lokal.
Prabowo memantau erupsi Gunung Anak Krakatau yang berdampak pada penerbangan. Enam bandara ditutup sementara akibat abu vulkanik.
Sejarah Gunung Anak Krakatau bermula dari kehancuran Krakatau 1883, tumbuh hingga 338 mdpl, lalu runtuh akibat longsoran pada tsunami 2018.
Erupsi Anak Krakatau mengganggu penerbangan Garuda GA-981. Sebanyak 382 jamaah umrah dari Jeddah dialihkan mendarat ke Aceh.
Puluhan politisi dan aktivis demokrasi Asia mengunjungi Kantor DPD PDI Perjuangan DIY dalam rangkaian Konferensi CALD di Jogja.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menginstruksikan PJJ bagi sekolah terdampak parah erupsi Anak Krakatau. Pemda menentukan durasi belajar dari rumah.