Kebakaran TPA Jatibarang Semarang, 22 Warga Batuk dan Sesak Napas
Kebakaran TPA Jatibarang Semarang memasuki hari kelima. Sebanyak 22 warga mengalami batuk dan sesak napas akibat terdampak asap.
Street Photography karya Riky Zakaria Nurpratama (Foto dokumen pribadi)
Street fotografi menjadi kegiatan yang digemari karena tidak membatasi teknik dan materi
Harianjogja.com, JOGJA- Fotografi jalanan semakin banyak penggemarnya. Bahkan, tidak melulu mereka yang memiliki kamera DSLR dengan teknologi yang kian canggih saja yang menggemari genre fotografi ini. Penggiat ponsel fotografi juga banyak yang menjadi pengikut aliran foto jalanan.
Salah satu Co Founder Street Photography Jogja Riko Bagaswara mengakui, fotografi jalanan kian populer akhir-akhir ini. Penggemarnya sebagian besar anak-anak muda yang memiliki hobi fotografi. Menurut Riko, sisi menarik dari aliran fotografi ini adalah banyaknya objek yang dapat dibidik dan diabadikan oleh mata lensa.
"Street photography itu lebih sederhana. Apa yang ada di jalan bisa menjadi objek," kata Riko kepada The Young, Jumat (13/5/2016).
Riko mengatakan, ada berbagai jenis objek yang dapat ditemui di jalan. Apalagi seseuai dengan genrenya, lokasi yang dapat didatangi tidak hanya di jalan. Bisa juga tempat-tempat publik seperti cafe, mal, pasar, stasiun, terminal maupun tempat-tempat wisata.
Ada banyak objek menarik yang dapat diburu sebagai foto menarik. Seperti foto-foto human interest, arsitektur hingga foto-foto landscape di ruang-ruang publik. Sebagian besar jenis foto human interest dan arsitektur banyak dilirik para pemburu foto-foto jalanan. Umumnya, jenis foto demikian memiliki unsur daya tarik yang unik bagi fotografernya.
"Fotografi jalanan juga lebih mudah dijumpai, karena tidak memerlukan hunting hingga ke tempat-tempat yang jauh hanya untuk memperoleh gambar menarik," imbuh Riko.
Sedangkan bagi Riky Zakaria Nurpratama, salah satu penggiat fotografi Jogja mengaku, street photography memberikan kebebasan dalam mengeksplorasi kemampuan fotografi. Kebebasan membidik objek tanpa harus terpaku pada teknik dan materi foto yang akan diambil.
Riky mengatakan, salah satu genre foto yang paling disukainya yakni foto human interest. Apalagi jika fotoitu diambil ketika berada di suatu event atau acara. Momen-momen tidak terduga bisa menjadi salah satu foto menarik yang bisa diabadikan.
"Biasanya kalau ada acara-acara, seni atau acara apapun itu. Sisi menarik dari foto jalanan itu ketika kita bisa mendapat foto yang eksklusif. Momen di mana hanya kita yang tahu," ungkap Riky.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran TPA Jatibarang Semarang memasuki hari kelima. Sebanyak 22 warga mengalami batuk dan sesak napas akibat terdampak asap.
Video dugaan perundungan mahasiswa baru Telkom University viral di media sosial. Kampus menyatakan kasus ditangani sesuai ketentuan.
Negara-negara ASEAN menyepakati Deklarasi Bali untuk melindungi hak cipta karya jurnalistik dari penggunaan tanpa izin oleh platform digital dan AI.
Warga Kampung Ngadiwinatan, Ngampilan, mendapat edukasi pencegahan kebakaran rumah tangga dan praktik pemadaman api bersama Damkarmat Jogja.
Korban penembakan di bengkel Boyolali menjalani operasi untuk mengangkat peluru yang bersarang di pipi kiri. Polisi memburu terduga pelaku.
Cek jadwal DAMRI YIA-Jogja Minggu, 11 Oktober 2026, dengan lima pilihan tujuan dan tarif normal Rp80.000 per penumpang.