JHoB Tawarkan Produk Premium Dari Prancis, Sothys, Seperti Apa?

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Rabu, 10 Desember 2014 11:40 WIB
JHoB Tawarkan Produk Premium Dari Prancis, Sothys, Seperti Apa?

International Trainer Sothys Anne Chalon saat melakukan perawatan totok menggunakan produk asal Prancis itu. (JIBI/Harian Jogja/Abdul Hamied Razak)

Harianjogja.com, JOGJA- Klinik dan salon kecantikan saat ini semakin menjamur dengan baragam produk. Salah satu produk yang ditawarkan untuk kelas premium adalah Sothys. Semua produk yang dipasarkan dari produsen asal Prancis ini berdasarkan hasil riset para ahli.

National Sales Manager Sothys Indonesia, Nadia Sahe menjelaskan Sothys berbeda dari produk kecantikan lain. Sebab, produk yang
dipasarkan merupakan hasil penelitian laboratorium sehingga produk tersebut dapat merawat kulit dengan lebih optimal. Tak tanggung, penelitian untuk kulit dilakukan sepanjang 70 tahun.

“Produk Sothys disesuaikan dengan kondisi masing-masing Negara. Ini dilakukan agar perawatan kulit bisa maksimal dan hasilnya tidak
instans. Justru ini yang lebih baik karena tidak melukai atau merusak kulit," ujar Nadia di Jogja House of Beuty (JHoB), Selasa (9/12/2014).

Menurut dia, sebagai produk premium segmentasi pasar Sothys menyasar kalangan menengah atas. Bahkan untuk mempertahankan brand
premiumnya, Sothys hanya dipasarkan di klinik-klinik kecantikan ternama dan tidak dijual di toko-toko retail. Harga per item pun cukup fantastik. Untuk satu item minimal dijual Rp370.000 hingga jutaan rupiah.

International Trainer Sothys Anne Chalon mengungkapkan Sothys mengusung jargon family product perawatan yang mewah.

"Kami memiliki laboratorium sendiri dalam menguji berbagai produk kecantikan yang dihasilkan secara berkelanjutan. Bahan-bahan yang digunakan berasal dari taman dan kebun yang kami tanam sendiri," ungkapnya.

Meski diproduksi langsung dari Prancis, Sothys dapat digunakan oleh semua jenis kulit wajah termasuk masyarakat Asia. Bahkan khusus
market Asia, Shotys juga menawarkan sejumlah produk yang berbeda dari kawasan Eropa karena jenis kulit yang berbeda.

“Ada khusus market dari Asia sehingga kami juga membuat produk yang berbeda sesuai kebutuhan pasar,” ujarnya.

Area Manager JHoB Marlinawati Puspaningsih menambahkan, JHoB menggandeng Sothys karena produk tersebut ramah lingkungan dan tidak
menggunakan bahan dasar kimia. JHoB, sambungnya, menjadi satu-satunya klinik kecantikan yang menggunakan produk tersebut di DIY.

"Penggunaan Sothys di JHoB setiap bulan sekitar 200-300 treatment," tutup Marlinawati.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online