Satpol PP Solo Sita 34 Botol Miras Tak Berizin Saat Razia Malam
Satpol PP Solo bersama tim gabungan menertibkan penjual miras ilegal dan menyita 34 botol minuman beralkohol tak sesuai izin.
JAKARTA-Kerinduan dan rasa kangen terhadap sosok almarhum Ustad Jefri Al Buchori atau yang biasa disapa Uje, juga dirasakan oleh sang mertua, Imam Martoni.
Menurut Imam, banyak kenangan yang dialami oleh keluarga dan dirinya. Bahkan ia sangat memuji almarhum sebagai orang yang sangat baik.
"Kami rindu sosok dirinya. Dia tidak hanya menantu tetapi sebagai sosok imam yang baik, dan kerap kali memberikan masukan terhadap kami semua," ujar Imam di Jakarta, Senin (29/4).
Menurut Imam, menantunya tersebut merupakan sosok yang menghormati orangtua.
"Semasa hidup, Uje orangnya supel, hormat dan menghargai orangtua. Kalau saya sudah lama nggak ke sini, dia menelepon dan meminta saya datang," ujarnya.
Imam mengakui bahwa keluarga besarnya merasa kehilangan. Ia juga berharap anaknya, Pipik, dapat menerima dengan ikhlas kepergian suaminya itu. "Kami hanya bisa berdoa dan terus menenangkan anak kami, Pipik," pungkasnya.
Simak berita terkait di : http://digital.solopos.com/file/29042013/">http://digital.solopos.com/file/29042013/
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satpol PP Solo bersama tim gabungan menertibkan penjual miras ilegal dan menyita 34 botol minuman beralkohol tak sesuai izin.
Polisi Banyumas membongkar penipuan berkedok “Sultan Nusantara”. Korban rugi Rp50,8 juta usai dijanjikan pembersihan harta dan haji.
KPK memeriksa dua pejabat Kemenhub terkait kasus dugaan suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api DJKA Kemenhub.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyebut nasib guru honorer 2027 masih dibahas pemerintah. Guru non-ASN dipastikan tetap bekerja hingga 2026.
Begini cara membaca nilai TKA 2026 lengkap dengan arti skor, kategori hasil ujian, dan syarat mendapatkan predikat istimewa.
Prabowo Subianto membagikan 109 hewan kurban untuk warga Babakan Madang, Bogor, menjelang Iduladha 1447 Hijriah.