IHSG Hari Ini Dibuka Melemah, Saham BBCA, BREN, dan BBRI Tekan Indeks
IHSG hari ini dibuka melemah ke level 5.884,96 dipicu tekanan saham BBCA, BREN, dan BBRI. Investor masih menanti sentimen ekonomi dan arus modal asing.
JAKARTA-Jelang sidang perceraian pasangan Lydia Kandau dan Jamal Mirdad di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (18/4) mendatang, Lydia Kandau mengaku masih ingin mempertahankan rumah tangganya yang telah ia jalani selama 27 tahun tersebut.
"Saya masih berharap tidak terjadi perpisahan di antara kami. Kami masih mencari titik temu terhadap permasalahannya, mudah-mudahan titik temu itu ada," tegas Lydia di Jakarta, Rabu (17/4).
Lydia Kandau mengatakan dalam mewujudkan pernikahannya dengan Jamal yang berbeda keyakinan membutuhkan perjuangan yang berat pada awalnya.
Bahkan keduanya harus menerima cemoohan yang kerap datang dari keluarga dan sahabatnya, yang pada akhirnya membutuhkan waktu yang tidak pendek untuk diakui.
"Perjuangan sebelum nikah, meyakinkan orang tua, diakui dan hingga akhirnya dijalani selama 27 tahun, itu semua sangat disayangkan bila memang akhirnya berpisah. Inilah yang sedang kami cari titik temunya," ujar Lydia.
Ia sendiri mengatakan tak menutup kemungkinan bila memang nantinya terjadi perdamaian atau tidak jadi bercerai. "Semua kemungkinan itu ada," katanya.
Sebelumnya, Lydia melayangkan gugatan cerai dengan nomor 153/Pdt.G/2013/PN.JKT.SEL. Sidang perdana akan digelar pada 18 April mendatang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IHSG hari ini dibuka melemah ke level 5.884,96 dipicu tekanan saham BBCA, BREN, dan BBRI. Investor masih menanti sentimen ekonomi dan arus modal asing.
Iran memperingatkan AS dan Israel agar tak memicu konflik jelang pemakaman Khamenei. Militer siap merespons setiap ancaman.
Sragen disebut saudara tua DIY karena jejak Pangeran Mangkubumi. Muhibah Budaya 2026 perkuat koneksi sejarah dan budaya Mataram.
Sebanyak 30.000 manajer KopDes Merah Putih mulai bertugas awal Agustus 2026 setelah pelatihan dan sertifikasi profesi.
Daftar ulang SPMB Bantul jalur domisili mulai 2–3 Juli 2026, kuota hampir terisi. Proses berjalan lancar meski ada kendala teknis kecil.
Koperasi akan masuk seluruh rantai bisnis sawit, dari kebun hingga minyak goreng. Proyek percontohan dimulai Agustus 2026.