Taiwan Bebaskan Visa 3 Negara ASEAN, Indonesia Masih Antre
Taiwan perpanjang bebas visa untuk Thailand, Filipina, Brunei—Indonesia belum masuk! Wisatawan dapat tinggal 14 hari mulai 1 Agustus 2026. Simak syaratnya di si
Foto aerial suasana kendaraan melintas di Bundaran HI, Jakarta. - Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Tingkat optimisme masyarakat Indonesia terhadap arah perjalanan bangsa tercatat berada di jajaran tertinggi di Asia. Hasil survei internasional yang dilakukan Ipsos menunjukkan mayoritas warga Indonesia meyakini negaranya sedang bergerak ke arah yang benar, melampaui sejumlah negara besar di kawasan seperti India, Korea Selatan, Thailand, hingga Jepang.
Berdasarkan survei yang melibatkan sekitar 25.000 responden berusia 16 hingga 74 tahun di 30 negara pada November hingga Desember 2025, sebanyak 75 persen responden di Indonesia menyatakan negaranya berada di jalur yang tepat.
Capaian tersebut menempatkan Indonesia di posisi kedua di Asia dalam daftar negara dengan tingkat optimisme tertinggi terhadap masa depan dan arah pembangunan nasional.
Posisi pertama ditempati Singapura dengan tingkat keyakinan masyarakat mencapai 82 persen. Negara kota tersebut menjadi yang paling optimistis di kawasan berdasarkan hasil survei tersebut.
Meski berada di bawah Singapura, Indonesia masih unggul atas sejumlah negara Asia lainnya yang memiliki ekonomi besar dan berpengaruh di kawasan.
Malaysia berada di peringkat ketiga dengan tingkat optimisme sebesar 69 persen. Selanjutnya India mencatat angka 62 persen, disusul Korea Selatan sebesar 58 persen.
Di kelompok berikutnya terdapat Thailand dengan tingkat optimisme 54 persen. Sementara Jepang menjadi negara dengan tingkat keyakinan terendah dalam daftar tersebut setelah hanya memperoleh angka 43 persen.
Hasil survei ini menunjukkan adanya perbedaan persepsi masyarakat di berbagai negara Asia terhadap kondisi dan arah perkembangan negaranya masing-masing.
Menurut Ipsos, tingginya tingkat optimisme yang terlihat di sejumlah negara Asia berkaitan dengan harapan masyarakat terhadap pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, peluang kerja, serta peningkatan kualitas hidup pada masa mendatang.
Dalam konteks Indonesia, angka 75 persen menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat masih memiliki keyakinan terhadap prospek pembangunan nasional. Optimisme tersebut menjadi indikator penting karena mencerminkan persepsi publik terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan arah kebijakan yang sedang berjalan.
Survei semacam ini juga sering digunakan untuk mengukur tingkat kepercayaan masyarakat terhadap masa depan negara mereka. Semakin tinggi tingkat optimisme, semakin besar pula harapan publik terhadap peluang perbaikan kesejahteraan dan perkembangan ekonomi dalam beberapa tahun mendatang.
Di sisi lain, hasil survei tersebut memperlihatkan bahwa negara-negara dengan tingkat optimisme lebih rendah menghadapi tantangan tersendiri dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap arah pembangunan dan prospek ekonomi jangka panjang.
Berikut daftar negara Asia dengan tingkat optimisme terhadap masa depan negaranya berdasarkan survei Ipsos yang dikutip Seasia Stats:
Temuan ini memperlihatkan bahwa Indonesia masih berada dalam kelompok negara Asia dengan tingkat keyakinan publik yang relatif tinggi. Posisi tersebut sekaligus menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan persepsi positif terkuat terhadap arah perjalanan bangsa dibandingkan sejumlah negara lain di kawasan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Taiwan perpanjang bebas visa untuk Thailand, Filipina, Brunei—Indonesia belum masuk! Wisatawan dapat tinggal 14 hari mulai 1 Agustus 2026. Simak syaratnya di si
Jaksa Agung memutasi Dirdik Jampidsus dan delapan kajati. Rotasi jabatan dilakukan untuk promosi dan penyegaran organisasi.
Menjaga integritas bukan hanya soal menjalankan aturan, tetapi juga tentang bagaimana setiap insan imigrasi mampu bekerja dengan penuh tanggung jawab
KPK membagi kasus dugaan korupsi dana hibah Jawa Timur ke dalam tiga klaster suap yang melibatkan 21 tersangka.
Sudaryono langsung bekerja menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis usai dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional.
Disperindag Sleman mengawasi depot air minum isi ulang di Prambanan untuk menjamin keamanan produk menjelang musim kemarau.