Waspada Lowongan Kerja Palsu di LinkedIn, Ada RAT NodeRabbit dan PollCat
Kaspersky mengungkap kampanye Mirage Kitten yang menyebarkan RAT NodeRabbit dan PollCat melalui tes coding palsu di LinkedIn.
Ilustrasi perempuan tidak bahagia - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Tanpa disadari, kata-kata yang diucapkan setiap hari dapat mencerminkan kondisi emosional seseorang. Sejumlah psikolog menilai, bahasa yang digunakan dalam percakapan sehari-hari bisa menjadi indikator kondisi mental, termasuk tingkat kebahagiaan seseorang.
Psikolog Dr. Patricia Dixon, Dr. Kiki Ramsey, dan Dr. Caitlin Slavens menjelaskan bahwa pola bahasa negatif yang diulang terus-menerus dapat memperkuat kondisi psikologis tertentu, termasuk pesimisme dan rasa tidak berdaya.
Menurut Dr. Patricia Dixon, penggunaan kalimat bernada negatif dalam keseharian dapat memengaruhi cara seseorang memandang hidup. Ia menyebut bahasa bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga pembentuk realitas mental.
“Bahasa yang Anda gunakan membentuk realitas Anda, dan ketika Anda terus-menerus mengungkapkan pikiran negatif, Anda menciptakan penjara mental berupa pesimisme,” ujar Dixon, dikutip dari Parade.
Ia menambahkan, pikiran negatif yang terus dipelihara dapat membuat seseorang lebih fokus pada hal buruk dan mengabaikan sisi positif dalam hidup.
Berikut sembilan kalimat yang disebut sering diucapkan oleh orang yang merasa tidak bahagia, beserta penjelasan para ahli:
1. “Hidup saya tidak pernah berjalan dengan baik”
Menurut Dixon dan Ramsey, kalimat ini mencerminkan pandangan putus asa yang dapat memperkuat siklus pesimisme. Sebagai alternatif, disarankan menggantinya dengan: “Hidup memang naik turun, tapi saya bisa belajar dari setiap pengalaman.”
2. “Tidak ada yang pernah mau dengar saya”
Kalimat ini menunjukkan rasa kesepian dan tidak dipahami. Alternatifnya: “Saya akan mencari orang yang tepat untuk mendengarkan saya.”
3. “Kenapa selalu terjadi sama saya?”
Menurut Ramsey, ini mencerminkan sikap victim mentality. Disarankan mengganti dengan: “Apa yang bisa saya pelajari dari situasi ini?”
4. “Ngapain juga, toh tidak ada gunanya”
Kalimat ini menandakan hilangnya motivasi. Alternatif: “Setiap usaha tetap berarti meski hasilnya belum terlihat.”
5. “Saya capek banget sama semua ini”
Ungkapan ini menunjukkan kelelahan emosional. Alternatif sehatnya: “Saya butuh istirahat untuk memulihkan energi.”
6. “Buat apa juga usaha”
Menurut Dr. Slavens, ini bentuk perlindungan diri dari kegagalan. Alternatif: “Setiap usaha adalah langkah maju.”
7. “Ini tidak adil”
Meski kehidupan memang tidak selalu adil, terjebak pada kalimat ini tidak menyelesaikan masalah. Alternatif: “Ini sulit, tapi saya bisa mencari jalan keluar.”
8. “Saya memang tidak ditakdirkan untuk bahagia”
Kalimat ini sering berakar dari rasa tidak pantas terhadap kebahagiaan. Alternatif: “Saya berhak bahagia dan akan berusaha mencapainya.”
9. “Saya tidak pernah beruntung”
Menurut Slavens, ini menunjukkan kecenderungan menyalahkan faktor eksternal. Alternatif: “Saya bisa menciptakan peluang saya sendiri.”
Para ahli menekankan bahwa mengenali pola bahasa ini merupakan langkah awal untuk memperbaiki kondisi emosional. Dengan mengganti kalimat negatif menjadi lebih konstruktif, seseorang dapat mulai membangun pola pikir yang lebih sehat dan realistis.
Bahasa, menurut para psikolog tersebut, bukan hanya refleksi pikiran, tetapi juga alat yang dapat membentuk arah hidup seseorang jika digunakan secara konsisten.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kaspersky mengungkap kampanye Mirage Kitten yang menyebarkan RAT NodeRabbit dan PollCat melalui tes coding palsu di LinkedIn.
Harvest Moon 26 September 2026 bukan pemicu gempa, tsunami, atau letusan gunung api. Daryono menjelaskan kaitannya dengan pasang laut dan rob.
Tiga dari empat wakil Indonesia di nomor tunggal badminton Asian Games 2026 lolos ke 16 besar. Jonatan Christie, Alwi Farhan, dan Putri KW menang.
Daftar HP Huawei yang mendapat HarmonyOS 7 pada 2026. Ada Mate 80, Mate 70, Pura 90, Nova 16 hingga Mate X7. Cek jadwal dan fitur barunya.
John Herdman mengungkap tekanan yang dirasakannya menjelang Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. Simak komentar dan persiapan Garuda.
Pemkab Bantul memberi perhatian khusus pada enam kalurahan menjelang Pilur 4 Oktober 2026 karena memiliki potensi kerawanan.