UNY Pakai 2 Bus Listrik VKTR, Mobilitas Kampus Makin Ramah Lingkungan
Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggunakan dua bus listrik VKTR 8 meter untuk mendukung mobilitas kampus yang lebih nyaman, efisien, dan berkelanjutan.
Kelompok terbang pertama jamaah haji asal DKI Jakarta tiba di Terminal 2 F Khusus Haji dan Umrah Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin (1/6/2026). (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)
Harianjogja.com, JAKARTA – Fenomena yang dikenal sebagai sindrom pasca-haji kerap dialami sebagian jamaah setelah kembali dari Tanah Suci. Kondisi ini membuat seseorang merasakan kerinduan mendalam, kesedihan, hingga kesulitan menyesuaikan diri dengan rutinitas kehidupan sehari-hari.
Psikolog anak, remaja, dan keluarga Efnie Indrianie menjelaskan bahwa pengalaman ibadah haji maupun umrah merupakan perjalanan yang melibatkan banyak aspek psikologis manusia, mulai dari emosi, spiritualitas, hubungan sosial, hingga pengalaman sensorik yang sangat kuat.
“Dalam perspektif bio-neuropsikologi, haji dan umrah merupakan pengalaman yang melibatkan hampir seluruh aspek manusia,” ujarnya dikutip dari Antara, Sabtu (6/6/2026).
Jejak emosi kuat di otak
Efnie menjelaskan bahwa pengalaman spiritual selama berada di Makkah dan Madinah dapat menciptakan jejak memori emosional yang sangat kuat di otak, khususnya pada sistem limbik yang mengatur emosi serta hippocampus yang berperan dalam penyimpanan memori.
Selama di Tanah Suci, jamaah biasanya merasakan ketenangan batin, fokus beribadah, serta kedekatan spiritual yang intens di tengah lingkungan jutaan umat Muslim lainnya.
Namun, setelah kembali ke tanah air, kondisi tersebut berubah drastis. Jamaah harus kembali menghadapi rutinitas seperti pekerjaan, kemacetan, tekanan sosial, hingga persoalan keluarga.
“Ketika kembali ke kehidupan sehari-hari yang penuh tuntutan, otak membandingkan kondisi saat ini dengan pengalaman spiritual yang pernah dirasakan,” jelasnya.
Re-entry adjustment setelah pulang haji
Perubahan suasana yang kontras ini dapat memicu kondisi yang disebut re-entry adjustment, yaitu proses penyesuaian diri setelah mengalami pengalaman hidup yang sangat bermakna.
Beberapa jamaah bahkan merasa kehilangan, mudah menangis saat mengenang ibadah di Tanah Suci, atau terus melihat kembali foto dan video selama perjalanan haji.
Faktor yang membuat lebih rentan
Efnie menyebut terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami sindrom pasca-haji. Salah satunya adalah tingkat keterlibatan spiritual yang sangat tinggi selama ibadah berlangsung.
Selain itu, kondisi psikologis sebelum berangkat juga berpengaruh. Jamaah yang sebelumnya menghadapi tekanan hidup, seperti masalah ekonomi, konflik keluarga, atau penyakit, cenderung memiliki ikatan emosional lebih kuat terhadap pengalaman spiritual di Tanah Suci.
“Semakin dalam pengalaman spiritual seseorang, biasanya semakin kuat pula jejak memori emosional yang terbentuk,” katanya.
Kepribadian dan fase hidup berperan
Faktor lain yang turut memengaruhi adalah kepribadian. Individu yang reflektif, sensitif, dan memiliki empati tinggi lebih rentan merasakan kerinduan mendalam setelah pulang haji.
Selain itu, fase kehidupan tertentu seperti kehilangan orang tercinta, krisis usia, atau pencarian makna hidup juga dapat memperkuat dampak emosional dari pengalaman ibadah haji.
Meski demikian, kondisi ini bukan gangguan psikologis berbahaya, melainkan bagian dari proses adaptasi emosional setelah pengalaman spiritual yang sangat mendalam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggunakan dua bus listrik VKTR 8 meter untuk mendukung mobilitas kampus yang lebih nyaman, efisien, dan berkelanjutan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 6 September 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam keberangkatan dan tarif Rp8.000.
Berikut 12 mobil Jepang yang dikenal irit BBM di Indonesia, mulai dari Brio, Ayla, Sigra hingga Yaris Cross Hybrid dan Innova Zenix Hybrid.
Bappenas dan Dewan Pers memperkuat sinergi untuk membangun ekosistem pers BEJO’S sebagai mitra strategis pembangunan nasional.
Sejumlah reklame di Sleman ditutup karena belum membayar pajak. Penertiban sejak Juli 2026 mulai mendorong pemilik reklame melunasi kewajibannya.
Spider-Noir Nicolas Cage resmi dibatalkan setelah satu musim. Serial ini justru meraih 11 nominasi Emmy dan skor tinggi di Rotten Tomatoes.