Iklan Palsu hingga Deepfake, Penipuan AI Rugikan Triliun Rupiah
Penipuan berbasis AI rugikan warga AS hingga Rp375 triliun setahun. Kenali modus video call deepfake, situs belanja palsu, dan cara menghindarinya.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Penanganan masalah obesitas global kini resmi bergeser dari sekadar isu kosmetik penampilan menjadi prioritas kesehatan publik yang sangat krusial. Pemerintah Prancis mengambil langkah revolusioner dengan memutuskan untuk menanggung penuh biaya pengobatan penurunan berat badan bagi warganya yang mengalami obesitas.
Melansir laporan Euro News, Jumat (29/5/2026), kebijakan progresif ini dinilai sebagai lonjakan besar dalam menjinakkan bom waktu epidemi obesitas beserta komplikasi penyakit penyertanya di kawasan Eropa. Menteri Kesehatan Prancis, Stéphanie Rist, mengumumkan bahwa sistem jaminan kesehatan negara akan mulai memberikan subsidi dan mengganti biaya penebusan obat penurun berat badan populer mulai 15 Juni 2026 mendatang.
Kebijakan jaminan ini menyasar rumpun obat generasi baru yang sangat efektif namun terkenal berbiaya selangit, seperti Wegovy dan Mounjaro. Selama ini, tingginya harga eceran obat tersebut di pasaran menjadi tembok pembatas klasik bagi masyarakat ekonomi menengah ke bawah untuk mendapatkan perawatan medis yang layak.
Subsidi hingga 100 Persen bagi Pasien Komorbid
Melalui terobosan regulasi ini, Prancis menancapkan posisinya sebagai negara pertama di kawasan Uni Eropa yang menanggung ongkos obat-obatan penurun berat badan secara permanen melalui skema jaminan sosial standar. Langkah taktis ini diproyeksikan mampu memperluas jangkauan terapi sekaligus menekan angka klaim jaminan kesehatan akibat risiko penyakit kronis fatal, seperti diabetes tipe 2, hipertensi, hingga serangan jantung.
“Saya cukup bangga, karena kami adalah negara pertama di Uni Eropa yang memberikan penggantian biaya berdasarkan cakupan standar, secara permanen,” tegas Menteri Kesehatan Prancis, Stéphanie Rist, dalam wawancara di stasiun televisi nasional Prancis, Kamis (28/5/2026).
Rist menguraikan, secara regulasi dasar, persentase pengembalian dana (reimbursement) dari negara ditetapkan sebesar 65%. Kendati demikian, pada implementasinya di lapangan, hampir seluruh pasien dipastikan akan mendapatkan tanggungan penuh hingga 100%. Hal ini lantaran mayoritas pasien yang membutuhkan obat tersebut sudah berada dalam fase komorbiditas akut, seperti mengidap tekanan darah tinggi atau kencing manis.
Cara Kerja Obat GLP-1 dan Beban Finansial
Sebagai informasi medis, produk farmasi seperti Wegovy dan Mounjaro bekerja menggunakan formula mutakhir yang dikenal sebagai agonis reseptor peptida mirip glukagon-1 (GLP-1). Cairan obat bersuntik ini berfungsi menurunkan bobot tubuh dengan cara meniru kinerja hormon alami manusia yang bertugas menekan nafsu makan di dalam otak.
Efektivitas obat ini memicu lonjakan permintaan yang luar biasa. Hingga akhir Januari lalu saja, tercatat ada lebih dari 70.000 pasien di Prancis yang menggantungkan terapinya pada Mounjaro. Sebelum aturan subsidi ini diketuk, para pasien harus merogoh kocek pribadi yang cukup dalam, yakni berkisar €300 atau setara Rp5,2 juta per bulan untuk menebus paket suntikan tersebut.
Berdasarkan data Survei Epidemiologi Nasional tentang Kelebihan Berat Badan dan Obesitas tahun 2024, sekitar 18% dari total populasi Prancis atau berkisar 10 juta orang kini hidup dengan kondisi obesitas. Sementara di skala Uni Eropa, Parlemen Eropa mencatat sebanyak 51% penduduk usia dewasa mengalami kelebihan berat badan (overweight) dan 17% di antaranya menderita obesitas.
Data statistik yang masif ini menjadi bukti sahih bahwa obesitas bukan lagi problem personal akibat kelalaian individu, melainkan sebuah epidemi sistemik yang membutuhkan intervensi langsung dari pemangku kebijakan negara.
Bagi Indonesia, yang juga tengah menghadapi tren kenaikan angka prevalensi obesitas berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), kebijakan berani yang diambil oleh Prancis ini dapat dijadikan bahan studi komparasi yang sangat berharga. Walau kemampuan fiskal tiap negara berbeda untuk menyubsidi obat mahal, pengakuan politik bahwa obesitas adalah penyakit medis serius merupakan fondasi awal yang wajib dicontoh demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tanah air.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penipuan berbasis AI rugikan warga AS hingga Rp375 triliun setahun. Kenali modus video call deepfake, situs belanja palsu, dan cara menghindarinya.
Tunggal putra Alwi Farhan lolos ke semifinal Singapore Open 2026 usai membungkam wakil Jepang Kodai Naraoka dua gim langsung 21-12, 21-17.
PSIM Jogja cenderung mempertahankan staf pelatih lokal musim depan. Jean-Paul Van Gastel fokus evaluasi tim dan peningkatan aspek taktik pemain.
Sapi kurban 1,1 ton di Sleman jadi sorotan. Dikirim sosok misterius TIW, daging melimpah hingga dibagikan lintas daerah.
Waspadai lonjakan kolesterol jahat (LDL) pasca-Iduladha. Kenali 5 gejala tubuh dari nyeri dada hingga sakit kepala seusai makan daging kambing.
Tata Tiago 2026 resmi meluncur di India dengan harga mulai Rp87 jutaan. Hatchback murah ini hadir dengan 6 airbag dan fitur modern lengkap.