Bulog Tegaskan Beras Bantuan Pemerintah Tak Boleh Dijual
Bulog mengingatkan penerima tidak menjual beras bantuan pemerintah. Bantuan pangan Oktober-Desember 2026 juga direncanakan kembali disalurkan.
Umat Islam membawa air zam-zam usai melaksanakan ibadah Salat Zuhur di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, belum lama ini. Jemaah haji Indonesia disarankan untuk selalu minum saat menjalankan Ibadah Haji di musim panas Arab Saudi Tahun ini. - Antara/Rivan Awal Lingga
Harianjogja.com, JAKARTA — Cuaca panas ekstrem ternyata tidak hanya berdampak pada kenyamanan tubuh, tetapi juga bisa mengacaukan keseimbangan hormon. Hal ini diungkapkan oleh Rashi Agarwal, Wakil Konsultan Endokrinologi di Sir HN Reliance Foundation Hospital.
Menurutnya, paparan suhu tinggi dalam waktu lama dapat menekan sistem pengatur hormon dalam tubuh, khususnya yang dikendalikan oleh hipotalamus. Bagian otak ini berperan penting dalam menjaga stabilitas suhu tubuh sekaligus mengontrol berbagai hormon penting.
“Panas ekstrem bukan sekadar membuat tidak nyaman, tetapi juga dapat mengganggu keseimbangan hormonal secara signifikan,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).
Salah satu dampak paling nyata adalah peningkatan kadar kortisol. Hormon ini akan naik saat tubuh mengalami stres, termasuk akibat suhu tinggi. Kenaikan kortisol secara terus-menerus dapat memicu kelelahan, gangguan tidur, mudah marah, hingga peningkatan lemak di area perut.
Tak hanya itu, panas ekstrem juga berpotensi mengganggu fungsi tiroid. Kondisi dehidrasi dan stres panas dapat memperlambat metabolisme tubuh, sehingga memunculkan gejala seperti lesu, sulit konsentrasi, dan penurunan energi.
Bagi penderita diabetes atau pradiabetes, kondisi ini menjadi lebih serius. Perubahan suhu dan dehidrasi dapat memengaruhi sensitivitas insulin, yang berujung pada fluktuasi kadar gula darah.
Dampak lain juga dirasakan pada perempuan. Suhu ekstrem dapat mengganggu keseimbangan sistem reproduksi, khususnya pada sumbu hipotalamus-hipofisis-ovarium. Akibatnya, siklus menstruasi bisa menjadi tidak teratur, gejala pramenstruasi memburuk, bahkan memicu gangguan kesuburan sementara.
Selain itu, panas berlebih juga memengaruhi keseimbangan elektrolit tubuh. Ketidakseimbangan ini dapat berdampak pada hormon adrenal, dengan gejala seperti pusing, lemas, hingga jantung berdebar.
Agarwal mengingatkan sejumlah tanda yang perlu diwaspadai saat tubuh terpapar panas ekstrem. Di antaranya kelelahan berkepanjangan meski sudah istirahat, gangguan tidur, perubahan suasana hati, penurunan atau peningkatan berat badan tanpa sebab jelas, hingga kontrol gula darah yang memburuk.
Untuk mengurangi risiko tersebut, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan. Pertama, memastikan tubuh tetap terhidrasi dengan baik, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Kedua, menghindari paparan panas pada jam-jam puncak. Ketiga, menjaga asupan nutrisi yang seimbang, termasuk elektrolit. Terakhir, memastikan kualitas tidur tetap terjaga.
Ia juga menekankan bahwa individu dengan gangguan hormon atau penyakit endokrin sebelumnya perlu lebih waspada. Pemantauan kondisi kesehatan secara rutin sangat dianjurkan, terutama saat terjadi gelombang panas.
“Panas ekstrem adalah pemicu stres endokrin. Mengenali gejala sejak dini sangat penting untuk mencegah dampak jangka panjang,” jelasnya.
Dengan tren peningkatan suhu global dalam beberapa tahun terakhir, kesadaran akan dampak kesehatan akibat panas menjadi semakin penting. Tidak hanya sebagai isu lingkungan, tetapi juga sebagai ancaman nyata bagi keseimbangan metabolisme tubuh manusia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bulog mengingatkan penerima tidak menjual beras bantuan pemerintah. Bantuan pangan Oktober-Desember 2026 juga direncanakan kembali disalurkan.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.
iPhone 18 Pro 1TB dan 2TB dilaporkan memakai QLC, sedangkan 256GB dan 512GB menggunakan TLC. Simak hasil uji performanya.
YouTube menambah fitur AI untuk kreator, mulai dari mencari ide, mengedit video, membuat thumbnail, hingga menguji tiga versi konten.
Thailand menang 4-0 atas Pakistan di FIFA ASEAN Cup 2026. Duel melawan Vietnam pada 29 September menjadi laga penting Grup B.