AI Google Keliru, Kamera Flock Disebut Simpan Emas Rp12,5 Juta
AI Overviews Google keliru menyebut kamera Flock Safety mengandung emas hingga Rp12,5 juta. Studi juga menemukan banyak jawaban AI tak akurat.
Ilustrasi Tahun Kuda Api dalam sistem kalender China. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA — Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada 2026 menandai dimulainya Tahun Kuda Api. Pakar Feng Shui Yulius Fang memprediksi sejumlah shio akan mendapatkan peruntungan, baik dalam kehidupan sosial maupun karier.
Kepada Antara di Jakarta, Rabu (11/2/2026), Yulius menyebut shio kambing, anjing, naga, kelinci, dan kuda sebagai kelompok yang berpotensi meraih keberuntungan sepanjang Tahun Kuda Api.
Menurutnya, pemilik shio tersebut berpeluang mendapat dukungan luas dari lingkungan sekitar.
“Kemudian orang akan banyak yang mendukung mereka, intinya banyak followers lah, banyak doa penolong. Kemudian, peluang juga akan banyak datang ke mereka, kesempatan-kesempatan, dan disukai di tempat pekerjaan, disukai oleh orang-orang di sekitarnya,” ujar Yulius.
Momentum Perluas Jejaring dan Asah Keahlian
Yulius menyarankan pemilik shio kambing, anjing, naga, kelinci, dan kuda memanfaatkan momentum baik ini untuk memperluas jejaring serta meningkatkan kapasitas diri. Dukungan sosial dinilai menjadi faktor penting dalam mendongkrak performa kerja maupun popularitas di platform digital.
Menurutnya, keberhasilan tidak lepas dari kualitas karya atau konten yang dihasilkan.
“Yang penting pastikan kontennya bermutu, edukatif, yang membuat orang itu bisa untuk visit lagi, ataupun misalnya memberikan support ke mereka, seperti itu...,” katanya.
Ia menambahkan, sikap autentik atau menjadi diri sendiri juga menjadi kunci.
“Orang-orang pada dasarnya akan senang dengan mereka yang jadi diri mereka apa adanya,” imbuhnya.
Meski demikian, Yulius mengingatkan bahwa shio kelinci dan kuda tetap berpotensi menghadapi ujian meskipun secara umum tergolong beruntung.
Shio Kurang Beruntung Perlu Fleksibel
Di sisi lain, shio tikus, kerbau, dan ayam diprediksi menghadapi tantangan lebih besar pada Tahun Kuda Api. Mereka dinilai perlu meningkatkan fleksibilitas, kemampuan beradaptasi, serta pengelolaan stres karena kemungkinan harus keluar dari zona nyaman.
Perubahan situasi, menurut Yulius, sebaiknya tidak dimaknai secara negatif atau disikapi berlebihan.
Ia menekankan pentingnya melatih ketahanan diri untuk menghadapi berbagai ujian agar dapat berkembang ke tahap yang lebih baik.
“Bila kita siap, bila kita lakukan fokus ke solusinya, menghindari konflik sebisa mungkin, maka kita tetap akan bisa mendapatkan hasil yang baik, meskipun ditentang ujian kenaikan kelas,” ujarnya.
Shio Netral Berpeluang Naik Kelas
Sementara itu, shio macan, babi, monyet, dan ular masuk kategori netral. Meski tidak secara khusus disebut paling beruntung, kelompok ini berpeluang mengalami perubahan positif jika mampu memotivasi diri dan mengandalkan kemampuan pribadi.
Yulius juga mengingatkan agar masyarakat menyikapi prediksi shio secara bijak. Ia menyarankan untuk membandingkan analisis tahun ini dengan prediksi sebelumnya, serta mengevaluasi kesesuaiannya dengan pengalaman hidup masing-masing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
AI Overviews Google keliru menyebut kamera Flock Safety mengandung emas hingga Rp12,5 juta. Studi juga menemukan banyak jawaban AI tak akurat.
DPRD Gunungkidul mendorong tambahan Rp400 juta untuk dropping air karena alokasi 3.000 tangki diperkirakan habis sebelum kekeringan berakhir.
Pemerintah menyiapkan tanda kehormatan HUT ke-81 RI. Sejumlah menteri masuk daftar calon penerima, termasuk individu berprestasi di bidang teknologi.
PLN UID Yogyakarta menargetkan penambahan 26 SPKLU di DIY hingga akhir 2026. Saat ini sudah ada 33 unit yang terbangun.
Kubu Febrie Adriansyah buka suara soal kematian Sutrimo. Keluarga menyebut almarhum telah lama mengidap diabetes.
Lakon Tatu membawa kisah cinta, kesetiaan, dan luka pasca-Perjanjian Giyanti hingga mengantar Sleman meraih Penyaji Terbaik I.