Uruguai Gagal ke 32 Besar, Pulang Pakai Pesawat Komersial Bukan Carter
Tidak hanya gagal lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026, skuad Uruguai juga harus menelan pil pahit: penerbangan carter dibatalkan!
Taylor Swift - Instagram @taylorswift
Harianjogja.com, JOGJA—Penyanyi megabintang Taylor Swift memberikan kejutan luar biasa berupa bonus kolektif senilai USD 197 juta (sekitar Rp3,2 triliun) kepada seluruh kru yang terlibat dalam kesuksesan The Eras Tour. Gestur apresiasi finansial yang masif ini ditujukan kepada para staf, teknisi, penari, dan semua personel pendukung tur legendarisnya.
Momen penuh perhatian ini terekam dalam serial dokumenter barunya, “The End of an Era.” Dalam sebuah klip yang dibagikan di platform X pada Jumat (12/12/2025), Swift terlihat membagikan kartu tulisan tangan kepada setiap anggota kru yang berkumpul di sekelilingnya.
“Saya berharap kalian bisa membukanya bersama-sama,” ujar Swift, sebelum menyampaikan apresiasi mendalam kepada timnya.
“Tur kali ini lebih sulit daripada apa pun yang pernah saya lakukan,” lanjutnya.
Salah satu anggota kru bernama Cam kemudian membacakan isi kartu dengan lantang di hadapan rekan-rekannya. Dalam kartu itu tidak hanya berisi ucapan terimakasih, tapi juga ada besaran bonus yang dibagikan oleh Taylor Swift.
Meskipun jumlah spesifik bonus yang diterima per individu sengaja disensor dalam dokumenter, momen tersebut langsung diikuti tangisan haru dan pelukan hangat di antara para kru.
Alasan Pemberian Bonus Ratusan Juta Dolar
Dalam klip terpisah, Swift menjelaskan alasan di balik pemberian bonus yang sangat besar ini. Ia ingin menetapkan standar baru dalam industri tur musik.
“Memberikan bonus kepada kru tur sangat penting bagiku karena menetapkan preseden dengan The Eras Tour sangat penting bagi saya,” ujarnya.
Swift menekankan prinsip: jika tur menghasilkan lebih banyak pendapatan, maka kru pendukung harus mendapatkan bonus yang lebih besar.
Menurut laporan Page Six, secara keseluruhan, bonus senilai ratusan juta dolar tersebut didistribusikan kepada seluruh elemen kru The Eras Tour selama dua tahun terakhir. Kelompok yang menerima apresiasi ini sangat beragam, meliputi:
Penari dan koreografer
Penata rias, rambut, dan busana
Anggota band serta teknisi instrumen, suara, pencahayaan, dan piroteknik
Teknisi rigging, tukang kayu, dan tim video
Staf produksi, asisten, katering, merchandise, dan keamanan
Pengemudi truk dan terapis fisik
Pemberian bonus fantastis ini semakin mengukuhkan reputasi Taylor Swift tidak hanya sebagai entertainer sukses yang memecahkan rekor, tetapi juga sebagai pemimpin yang sangat menghargai setiap jerih payah tim di belakang layar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tidak hanya gagal lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026, skuad Uruguai juga harus menelan pil pahit: penerbangan carter dibatalkan!
Tulus merilis single Teh Hijau yang langsung disambut antusias penggemar dan mendapat pujian dari Fiersa Besari.
Analisis mengungkap tiga penyebab utama Jerman tersingkir dari Piala Dunia 2026, mulai dari taktik Julian Nagelsmann hingga hilangnya identitas permainan.
KA Bandara YIA berbasis PSO melayani sekitar 140.000 penumpang melalui Stasiun Wates selama semester I 2026, memperkuat konektivitas DIY.
Pemkot Magelang menyalurkan bantuan pangan kepada 201 balita stunting sekaligus mencanangkan Gerakan Stop Boros Pangan.
Jogging Track Lapangan Paseban Bantul telah mencapai progres 90 persen dan ditargetkan rampung akhir Juni sebelum dibuka untuk masyarakat.