Wasit El Clasico Barcelona vs Real Madrid, Ini Rekam Jejaknya
Juan Martínez Munuera ditunjuk memimpin El Clasico Barcelona vs Real Madrid. Simak rekam jejak, kontroversi, dan catatan kedua tim.
Ari Lasso/Instagram
Harianjogja.com, JOGJA—Nama selebgram Ade Tya terseret usai dirinya dan Dearly Djoshua saling sindir di media sosial terkait interaksi dengan Ari Lasso.
Ade Tya sempat menulis di akun Instagram @adetya_26 (yang kini telah dihapus) dengan pertanyaan terbuka: "Kakak yang ancam saya tadi? Yang mau cari saya tadi? Saya datang tanpa dicari ada masalah apa sama saya?" tulisnya, yang ditujukan kepada Dearly Djoshua.
Dearly Djoshua langsung membalas komentar Ade Tya dengan tegas: "Kamu ngapain ngeladenin Ari Lasso? Mau janji-janjian ketemu. Ari Lasso sudah mengakui semua ini ke saya."
Ade Tya kemudian mempertanyakan kesalahannya: "Salah saya dimana? Dan pantas kakak ancam saya? Kakak tahu risiko yang kakak terima?"
Dearly pun kembali menimpali: "Saya ancam saya? Risiko apa? Silahkan kamu yang ngeladenin dia ya. Diajak ketemu mau. Coba kalau diajak ketemu sama cowok, di-flirt, di-WhatsApp (WA) dicari tahu laki-laki ini ada pasangannya enggak."
Meski komentar tersebut kemudian dihapus oleh Dearly Djoshua, seluruh percakapan keduanya sempat terekam dan diunggah ulang oleh akun Instagram @lambeturah.
Tak berhenti di situ, Ade Tya juga menyindir mantan kekasih Ari Lasso yang menudingnya memiliki hubungan spesial. Lewat unggahan terpisah, Ade Tya menulis: "Siapa yang sempat baca comment gue tadi di salah satu feeds public figure Indonesia? Jaga bicaramu kawan. Kenapa dihapus? Takut viral? Takut kena pasal? Atau??? Inisial pacar AL, tetapi sekarang gue di-block."
Ade Tya kemudian menegaskan sikapnya dengan menyatakan bahwa dirinya tetap mengedepankan harga diri. "Aku memang butuh cinta, tetapi kalau cinta itu berani menghancurkan harga diriku, aku sendiri yang akan melepaskannya," ungkapnya.
"Karena, aku lebih memilih kehilangan seseorang daripada kehilangan diriku sendiri," tutup Ade Tya, menutup pernyataannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Juan Martínez Munuera ditunjuk memimpin El Clasico Barcelona vs Real Madrid. Simak rekam jejak, kontroversi, dan catatan kedua tim.
PHRI DIY menyoroti penginapan yang diduga belum berizin di Gumaton dan Jeron Beteng serta potensi kebocoran PAD Kota Jogja.
Ahli paru Tjandra Yoga Aditama mengingatkan risiko vape, mulai dari cedera paru-paru hingga gangguan kardiovaskular dan perkembangan otak.
SPPG Banjarharjo II di Muntuk, Dlingo, Bantul, kembali beroperasi sejak 19 Oktober setelah melengkapi kebutuhan tenaga inti.
Pemkab Bantul menyiapkan pemindahan rute jeep wisata dari zona inti ke zona penyangga Gumuk Pasir untuk menjaga kelestarian bentang alam barchan.
Kementerian PKP menargetkan bedah 10.300 rumah tak layak huni di DKI Jakarta pada 2026 untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah.