Indonesia 0-0 Malaysia, Media Vietnam Puji Penampilan Maarten Paes
Maarten Paes disorot media Vietnam setelah Indonesia menahan Malaysia 0-0. Paes dinilai berperan penting saat Garuda bermain 10 pemain.
Harianjogja.com, JOGJA—Film komedi "Agak Laen: Menyala Pantiku" resmi menjadi film tercepat yang menembus satu juta penonton dalam tiga hari dan memecahkan rekor nasional box office Indonesia.Capaian ini melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh "Badarawuhi di Desa Penari".
Produser film Imajinari mengumumkan prestasi fenomenal ini melalui unggahan media sosial pada Sabtu (29/11/2025). Dalam pernyataannya, mereka menyampaikan apresiasi mendalam atas antusiasme penonton. "Tiga hari, T-nya sejuta. Menyala pasukankuuuuuu!! Sudah lebih dari 1.000.000 pasukan yang menonton film kami. Terima kasih sebesar-besarnya," tulis Imajinari, sambil mengingatkan penonton untuk waspada terhadap spoiler.
Data dari laman pemantau box office Cinepoint memperkuat pengumuman tersebut, menunjukkan angka akurat sebesar 1.138.162 penonton hingga Sabtu malam. Angka ini melampaui catatan "Badarawuhi di Desa Penari" yang meraih 1.031.707 penonton dalam periode sama pada 2024.
Prestasi ini juga menegaskan dominasi film sekuel tersebut dibandingkan film-film box office Indonesia lainnya. "Agak Laen: Menyala Pantiku" lebih cepat mencapai satu juta penonton dibanding film pertama "Agak Laen" yang membutuhkan empat hari, "Pabrik Gula" (empat hari), dan "Jumbo" (tujuh hari).
Yang membuat pencapaian ini istimewa adalah keberhasilannya meraih angka fantastis di luar momen libur nasional atau hari raya, yang selama ini dianggap sebagai masa emas penayangan film. Pola serupa juga ditunjukkan film pertama "Agak Laen" yang dirilis pada awal Februari 2024—periode non-libur—dan tetap sukses besar.
Film yang tayang mulai 27 November 2025 ini membuka penayangan dengan kuat, meraih 272.846 penonton pada hari pertama. Angka ini jauh melampaui pencapaian film pertamanya yang sebesar 181.689 penonton. Kesuksesan ini sekaligus mematahkan stereotip "kutukan sekuel" yang sering dialami film-film lanjutan.
"Agak Laen: Menyala Pantiku" menghadirkan kembali kuartet komika Boris Bokir, Bene Dion, Indra Jegel, dan Oki Rengga yang kali ini berperan sebagai detektif gagal. Mereka mendapat misi penyamaran terakhir di sebuah panti jompo misterius untuk menangkap buronan pembunuh yang bersembunyi di antara para lansia. Plot ini memicu serangkaian komedi situasional yang absurd dan tak terduga.
Film yang disutradarai oleh para komika tersebut juga diperkuat oleh pemeran pendukung seperti Ariyo Wahab, Priska Baru Segu, Boah Sartika, dan Jajang C. Noer. Kesuksesan film ini semakin mengukuhkan genre komedi sebagai primadona box office tanah air.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Maarten Paes disorot media Vietnam setelah Indonesia menahan Malaysia 0-0. Paes dinilai berperan penting saat Garuda bermain 10 pemain.
ASDP Ketapang mengoperasikan 27 kapal untuk mempercepat penguraian antrean kendaraan sepanjang 8,5 km di Pelabuhan Ketapang.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg dalam APBN 2027 turun Rp11,4 triliun dari usulan awal menjadi Rp261,5 triliun.
Prabowo menemui Megawati di Teuku Umar untuk takziah Guruh Soekarnoputra. Keduanya juga berbincang soal bangsa dan negara.
MK memutus 20 permohonan uji materi UU siang ini, termasuk perkara UU Polri, Kesehatan, Perlindungan Konsumen, dan KUHP Nasional.
RI Peduli mewujudkan mimpi Mahesa, siswa SD Barunawati Semarang, memiliki sepeda untuk memudahkan perjalanan ke sekolah dan mengejar cita-cita