Ombudsman Temukan Dugaan Pungli di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan
Ombudsman RI mengungkap dugaan pungli Rp150.000 per minggu di Lapas Cibinong. Lima pejabat struktural lapas kemudian dinonaktifkan.
Musisi sekaligus aktor Ariel NOAH cerita alasan terima tawaran peran Dilan untuk film terbaru garapan produksi Falcon Pictures dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (5/11/2025). ANTARA/Sri Dewi Larasati
Harianjogja.com, JAKARTA—Musisi Ariel NOAH mengungkapkan alasan keputusan menerima peran karakter Dilan dalam film terbaru.
Aktor bernama lengkap Nazril Irham inu berperan sebagai karakter Dilan “dewasa” dalam dua film “Dilan ITB 1997 dan “Dilan Amsterdam” dari adaptasi novel karya Pidi Baiq yang digarap oleh rumah produksi Falcon Pictures.
“Ceritanya lumayan panjang sebetulnya ini, jadi waktu itu dihubunginnya bukan sekali. Begitu pas dikasih tau buat proyek ini ‘wah ini sih kelas kakap ini’ karakternya udah ada, kuat, enggak bisa diputuskan dalam waktu sebentar, mesti benar-benar dipikirin lagi,” kata Ariel dalam konferensi pers di kantor Falcon Pictures, Jakarta, Rabu.
Proyek film ini diungkap Ariel menjadi salah satu aktivitas yang dijalaninya di tengah masa rehat band-nya, NOAH dan menandai langkah barunya di layar lebar yang diambil lantaran dorongan passion-nya terhadap seni.
“Jadi enggak pingin dalam sekali hidup ini cuman sebagai penyanyi aja. Seni peran ini kan juga seni yang menarik, saya lumayan seniman orangnya, ini kayanya salah satu yang harus saya coba selama masih hidup. Dari dulu sempat ada beberapa tawaran seni peran, cuman masih ragu banyak pertimbangan,” ujar dia.
Ariel mengaku menerima tawaran peran sebagai Dilan dalam dua film tersebut lantaran sebagai misi pribadi lantaran pernah setelah lulus Sekolah Menengah Atas (SMA) mendaftar untuk berkuliah di Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Teknologi Bandung (ITB), namun tidak keterima.
“Melalui ini (film Dilan) kayaknya saya bisa ngerasain deh jadi anak seni rupa ITB. Karena begitu kepikiran mau jadi anak seni rupa pas kuliahan nanti gini, pakaiannya, pergaulannya itu udah kebayang," tutur Ariel.
"Bayangan itu hilang pas enggak diterimanya. Jadi ini salah satu kayaknya saya bisa menggambarkan itu ada di kepala versi Ariel kalau keterima di seni rupa ITB tuh kayak gimana sih,” tambah dia. Adapun Film “Dilan ITB 1997” mulai produksi tahun 2025 ini, dan direncanakan akan tayang tahun 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Ombudsman RI mengungkap dugaan pungli Rp150.000 per minggu di Lapas Cibinong. Lima pejabat struktural lapas kemudian dinonaktifkan.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Jadwal PSIM Jogja vs Persija pada 10 Oktober 2026 dimajukan ke pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung karena pertimbangan keamanan.
SPP-TDLN mulai memungut PPN transaksi digital luar negeri sejak 25 September 2026 dengan melibatkan perbankan dan fintech.
El Nino diperkirakan berdampak hingga 2027. Pemerintah diminta memperkuat mitigasi untuk menjaga produksi dan harga pangan.
Pemerintah masih menunggu usulan DPR soal presidential threshold dalam revisi UU Pemilu sebelum menentukan sikap terkait aturan pencalonan presiden.