Menyelamatkan Si Miskin dari Muslihat Jahat Bandar Judol
Pemerintah menindak penerima bansos yang terindikasi judi online. Sebanyak 1,49 juta KPM ditangguhkan dan pengawasan diperketat.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi mengajak anak-anak untuk menggunakan gawai hanya untuk hal-hal positif, serta menghidupkan kembali permainan tradisional sebagai permainan alternatif yang sehat dan menyenangkan.
"Gunakan handphone hanya untuk yang positif. Kalau ingin bermain, mainlah permainan tradisional. Permainan tradisional tidak hanya menyenangkan, tetapi juga mempererat interaksi sosial, mengembangkan motorik, dan menjaga keseimbangan antara dunia digital dan kehidupan nyata anak-anak," kata Menteri PPPA Arifah Fauzi di Jakarta, Senin.
Dia mengatakan anak-anak merupakan pemimpin bangsa di masa depan. Untuk itu, semua pihak harus bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendorong tumbuh kembang anak secara sehat, aktif, dan sosial.
"Perlindungan anak tidak hanya soal menghindarkan mereka dari bahaya, tetapi juga menciptakan lingkungan yang mendorong tumbuh kembang anak secara sehat, aktif, dan sosial. Itu menjadi tugas kita bersama untuk mengantar anak-anak kita menjadi pemimpin bangsa di masa depan," kata Arifah Fauzi.
BACA JUGA: Pengundian Lapak Pasar Godean Masih Belum Dilakukan, Ini Alasannya
Salah satu upaya pemerintah dalam perlindungan anak di ranah digital adalah disahkannya Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik Dalam Pelindungan Anak (PP Tunas).
"Implementasi PP Tunas harus menjadi prioritas nasional. Kami sangat mengapresiasi kerja sama dan komitmen semua pihak, termasuk sektor swasta, pelaku industri digital, dan organisasi masyarakat sipil yang telah mendukung upaya ini. Sistem pelaporan konten berbahaya harus efektif dan ekosistem digital harus berpihak pada kepentingan terbaik anak," kata Arifatul Choiri Fauzi.
Menurut dia, perlindungan anak di ruang digital memerlukan pendekatan yang holistik dan lintas sektor.
Selain regulasi, edukasi digital yang masif bagi anak, orang tua, dan pendidik, serta penguatan literasi digital juga sangat dibutuhkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah menindak penerima bansos yang terindikasi judi online. Sebanyak 1,49 juta KPM ditangguhkan dan pengawasan diperketat.
Korban gempa Kolombia bertambah menjadi 190 orang. Sebanyak 1.679 orang terluka dan ratusan masih terjebak di bawah reruntuhan.
Investasi pariwisata DIY mencapai Rp378,14 miliar hingga semester I 2026, tetapi turun 75,40% pada Triwulan II.
Kawasan olahraga Cangkring mulai ditata jelang Porda DIY 2027. DPRD Kulonprogo meminta persiapan dilakukan matang, termasuk UMKM dan penginapan.
Bansos Agustus 2026 mengacu DTSEN. Cek status penerima, desil, serta cara memperbarui dan menyanggah data melalui kanal resmi.
DPRD Gunungkidul mendorong tambahan Rp400 juta untuk dropping air karena alokasi 3.000 tangki diperkirakan habis sebelum kekeringan berakhir.