Start 22 Juni, Pasar Kangen TBY 2026 Suguhkan 300 Gerai Tempo Dulu
Pasar Kangen Taman Budaya Yogyakarta 2026 akan dimulai pada 22 Juni sampai 28 Juni 2026 dengan menyuguhkan sedikitnya 300 gerai kuliner tradisional dan kerajina
Pengambilan gambar film Seribu Bayang Purnama di wilayah DIY. - Harian Jogja/Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Merampungkan agenda pengambilan gambarnya pada akhir 2024, kini film Seribu Bayang Purnama siap tayang serentak pada 3 Juli 2025.
Tokoh-tokoh utama film ini dipercayakan kepada beberapa nama pemeran yang memiliki karakter atau personifikasi kuat seperti Marthino Lio, Givina Whani Darmawan, Aksara Dena serta Nugie.
Dalam film itu, Baraka Films selaku rumah produksi Seribu Bayang Purnama, menyuguhkan cerita yang terinspirasi dari kehidupan nyata petani Indonesia. Film ini dinilai bisa menjadi alternatif pilihan sekaligus juga menjadi media edukasi bagi masyarakat untuk memahami pentingnya bidang pertanian bagi bangsa Indonesia.
Pendiri Baraka Films sekaligus sutradara Seribu Bayang Purnama, Yahdi Jamhur, menuturkan film dengan tema pertanian mungkin masih terdengar asing di perfilman Indonesia.
Padahal, dunia pertanian ini merupakan salah satu bidang yang sangat penting bagi negara agraris seperti Indonesia. “Melalui film ini kami mencoba mengangkat cerita kehidupan petani dengan segala suka dukanya sehingga petani ini bisa terangkat derajatnya,” ungkapnya, Minggu (22/6/2025).
Yahdi mengaku ide awal dari film ini berawal dari kegelisahan akan nasib petani yang kesejahteraannya masih jauh dibawa ideal. Satu dari beberapa lokasi pengambilan gambar ada di Bantul dan Sleman demi membawa penonton melihat langsung kehidupan petani.
Untuk memperkuat alur cerita, film ini turut digarap Swastika Nohara yang pernah meraih dua Piala Maya untuk kategori Penulis Skenario Terpilih serta nominasi sebagai penulis skenario terbaik pada ajang bergengsi FFI 2014.
“Film ini juga diharapkan bisa memberikan inspirasi bagi generasi muda untuk kembali ke desa dan mulai menerapkan proses pertanian berkelanjutan serta mempertahankan budaya dan nilai-nilai yang ada di desa,” ucap Yahdi.
Dalam sinopsisnya, tokoh utama Seribu Bayang Purnama adalah Putro Purnomo (Marthino Lio) seorang pemuda yang kembali ke desanya setelah mengejar cita-cita di kota dan merupakan anak dari seorang petani bernama Budi (Nugie).
Putro bertekad memulai hidup baru di desa menggunakan metode pertanian alami. Putro gigih mengajak warga desa lain menggunakan metode alami karena terbukti bisa membantu petani mengurangi biaya produksi dan meningkatkan hasil panen.
Namun, niat baik Putro tidak berjalan mulus. Ia mendapat tentangan dari saingan lama keluarganya di desa. Keluarga ini bahkan menantangnya dalam kompetisi pertanian bergengsi, berebut pengaruh dalam masyarakat.
Saat Putro berjuang untuk membuktikan nilai pertanian alami yang berkelanjutan, perjalanannya menjadi lebih rumit ketika ia menaruh hati pada sosok Ratih (Givina), pemilik toko pupuk dan pestisida pabrikan yang juga anak dari keluarga rivalnya.
Berada dalam kondisi yang menimbulkan gejolak batin Putro terus berjuang untuk membawa perubahan bagi masyarakat sambil menghadapi konflik pribadi dan sosial. Tekadnya untuk memperbaiki kehidupan orang-orang disekitarnya mendapat ujian berat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pasar Kangen Taman Budaya Yogyakarta 2026 akan dimulai pada 22 Juni sampai 28 Juni 2026 dengan menyuguhkan sedikitnya 300 gerai kuliner tradisional dan kerajina
iOS 27 hadir dengan Siri AI cerdas, fitur grammar dan proofreading, serta pencarian Spotlight real-time. Jadwal rilis akhir tahun 2026. Simak fitur lengkapnya!
MK memutuskan anggaran Program Makan Bergizi Gratis tidak boleh lagi menggunakan dana pendidikan setelah masa transisi. Pemerintah diminta menyiapkan pos anggar
Menurut Survei Profil Internet Indonesia 2025 dari APJII, penetrasi internet di DI Yogyakarta menembus 91,18 persen, tertinggi kedua nasional
Spider-Man: Brand New Day tembus 1 juta penonton di Indonesia dalam 2 hari. Rekor pembukaan terbesar 2026, menggeser The Odyssey. Simak sinopsis dan dampaknya!
PT Prodia Widyahusada Tbk (Prodia/IDX: PRDA), jaringan laboratorium klinik swasta terbesar di Indonesia, membukukan pendapatan sebesar Rp1,11 triliun