Kapal Migran Tenggelam di Malaysia, Operasi SAR Masih Cari 14 WNI
Kapal diduga membawa WNI tenggelam di perairan Malaysia. Sebanyak 23 korban selamat, sementara 14 lainnya masih dalam pencarian.
Skrining TBC - Ilustrasi Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia Profesor Tjandra Yoga Aditama mengatakan masyarakat umum dapat melakukan pencegahan penularan tuberkulosis (TBC) melalui beberapa hal.
“Ada empat pencegahan. Pertama kalau ada yang sakit maka harus segera diobati agar tidak menular ke orang lain,” katanya dilansir Antara, Minggu (18/5/2025).
Selain itu, ia merekomendasikan vaksinasi Bacillus Calmette-Guérin (BCG) pada bayi sebagai perlindungan sejak dini. “Walaupun proteksinya hanya sebagian (mencegah TBC) berat pada anak dan kematian TBC pada anak) tidak melindungi dewasa,” ujarnya.
BACA JUGA: UNY Siapkan 4 Arena Pertandingan untuk Dukung Kesuksesan Porda Gunungkidul
Bagi masyarakat yang memang sesuai dengan kriteria estetika maka dapat diberikan terapi pencegahan tuberkulosis (TPT). Terakhir yakni menerapkan perilaku hidup bersih, sehat untuk menjaga daya tahan tubuh. Pria yang juga menjabat Direktur Pascasarjana Universitas YARSI ini juga mengungkapkan adanya perkembangan diagnosis untuk penyakit TBC.
“Diagnosis tadinya pakai sputum untuk melihat kuman di bawah mikroskop maka sekarang dengan tes cepat molekuler,” katanya.
Dari sisi pengobatan, kini sudah ada pengobatan dengan durasi empat bulan selain durasi enam bulan. Soal vaksin TBC yang masih diteliti, ia berharap jika hasil penelitian menunjukkan hal positif maka dapat dihadirkan vaksin baru sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara luas. “Tapi sekarang belum ada (vaksin TBC),” katanya.
Ia melarang pasien yang masih terpapar TBC tidak menghentikan pengobatan, karena hal ini mampu menyebabkan dampak yang serius bagi pasien.
BACA JUGA: Warga Wonosari Gunungkidul Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang
“Tentu jangan sampai berhenti, karena akan ada dua dampak. Pertama, penyakitnya tidak sembuh, dan kedua dapat terjadi kuman yang resisten dan tidak dapat dibunuh oleh obat standard,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kapal diduga membawa WNI tenggelam di perairan Malaysia. Sebanyak 23 korban selamat, sementara 14 lainnya masih dalam pencarian.
Pemda DIY buka peluang bantuan lampu Stadion Mandala Krida, namun masih menunggu persetujuan KPK sebelum realisasi.
Googlebook resmi diperkenalkan sebagai laptop AI Gemini generasi baru. Simak fitur, keunggulan, dan jadwal rilis 2026.
Sebanyak 1.738 SPPG disuspend untuk perbaikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah perketat pengawasan dan buka kanal pengaduan.
Kejagung tegaskan auditor kerugian negara tidak hanya BPK. Simak isi surat edaran terbaru dan penjelasan lengkap terkait Putusan MK 2026.
Bank Jateng resmi meresmikan Kantor Cabang Pembantu (KCP) UNS dan Gedung UNS Smart yang berlokasi di lingkungan Universitas Sebelas Maret