MBG di DIY Bukan Sekadar Makan Gratis, Edukasi Gizi Jadi Kunci
Program Makan Bergizi Gratis atau MBG di DIY diperkuat edukasi gizi. Budi Waljiman mendorong SPPG tak hanya membagikan makanan, tetapi...
Almarhum mantan Presiden Gus Dur dan Presiden Soeharto./freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) bersama Kementerian Sosial (Kemensos) pada bulan lalu membahas pengusulan calon pahlawan nasional pada tahun 2025.
Hasilnya, terdapat 10 nama yang masuk dalam daftar usulan calon Pahlawan Nasional 2025. Sejumlah nama yang diusulkan berasal dari mantan Presiden RI, seperti Soeharto dan Abdurrahman Wahid.
Dari 10 nama yang akan diusulkan menerima gelar pahlwan tersebut, empat nama merupakan usulan baru. Keempatnya meliputi Anak Agung Gede Anom Mudita (Bali), Deman Tende (Sulawesi Barat), Prof. Dr. Midian Sirait (Sumatera Utara), dan K.H. Yusuf Hasim (Jawa Timur).
Adapun enam lainnya merupakan pengajuan kembali dari tahun-tahun sebelumnya. Keenam calon penerima gelar pahlawan itu adalah K.H. Abdurrahman Wahid (Jawa Timur), Jenderal Besar H.M. Soeharto (Jawa Tengah), K.H. Bisri Sansuri (Jawa Timur), Idrus bin Salim Al-Jufri (Sulawesi Tengah), Teuku Abdul Hamid Azwar (Aceh) dan K.H. Abbas Abdul Jamil (Jawa Barat).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program Makan Bergizi Gratis atau MBG di DIY diperkuat edukasi gizi. Budi Waljiman mendorong SPPG tak hanya membagikan makanan, tetapi...
Wapres Gibran mendorong inovasi mahasiswa ITB terus dikembangkan agar berdampak lebih luas dan terhubung dengan kebutuhan industri.
Pakar Vulkanologi UGM Prof. Agung Harijoko menjelaskan enam gunung api aktif bersamaan merupakan fenomena alami dalam proses geologi.
Malone Lam, pemuda Singapura 22 tahun, mengaku bersalah dalam kasus pencurian kripto US$245 juta dan menjalani gaya hidup mewah.
BMKG memantau sebaran abu vulkanik dari lima gunung api pada 10 September 2026. Simak wilayah yang terdampak dan imbauannya.
Dinkes Bantul menduga jalur makanan matang dan mentah di SPPG Patalan 2 memicu kontaminasi bakteri dalam kasus keracunan MBG.