Gol Justin Hubner Muncul Bersamaan dengan Kabar Pahit Garuda
Justin Hubner mencetak gol saat Fortuna Sittard menghadapi FC Metz, di tengah kepastian dirinya absen membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.
Lady Gaga - Instagram
Harianjogja.com, JOGJA—Bintang pop Lady Gaga dipastikan menggelar konser di National Stadium, Singapura, pada 18, 19, 21, dan 24 Mei 2025.
Kepastian itu diunggah langsung oleh akun instagram Lady Gaga, pada Senin (10/3/2025).
BACA JUGA: Lady Gaga Siap Luncurkan Single Terbaru
Berdasarkan laman resmi penyelenggara konser, Singapura adalah satu-satunya tempat di Asia yang akan dikunjungi oleh Lady Gaga. Lady Gaga datang untuk mempromosikan album barunya, "Mayhem". Konser itu juga menjadi pertunjukan kedua dari Lady Gaga di National Stadium Singapore. Sebelumnya, Lady Gaga sempat tampil di lokasi tersebut pada konser "Born This Way Ball Tour" tahun 2012.
Layanan penjualan tahap awal tiket konser Lady Gaga di Singapura dibuka tanggal 19 Maret pukul 09.00 WIB sampai 21 Maret pukul 08.59 WIB di aplikasi Klook. Platform layanan perjalanan ini membatasi pembelian tiket maksimal enam tiket per pengguna.
Lady Gaga sendiri telah 38 kali masuk daftar nominasi penerima penghargaan Grammy dan 14 di antaranya dimenangkannya. Penyanyi, penulis lagu, dan artis pertunjukan asal Amerika Serikat itu memenangkan penghargaan Grammy ke-14 dia pada 2025.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Justin Hubner mencetak gol saat Fortuna Sittard menghadapi FC Metz, di tengah kepastian dirinya absen membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA Senin 27 Juli 2026 untuk layanan reguler dan Xpress dari Tugu Jogja dan Bandara YIA.
Jadwal lengkap KRL Solo-Jogja hari ini dari Stasiun Palur mulai pukul 05.00 WIB hingga Stasiun Tugu Yogyakarta.
Jadwal lengkap KRL Jogja-Solo Senin 27 Juli 2026 dengan 15 perjalanan dan tarif tetap Rp8.000 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Imigrasi Manado menunda 24 keberangkatan PMI terindikasi TPPO hingga Juli 2026 sebagai upaya mencegah pekerja migran nonprosedural.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.