Dugaan Kekerasan di SMPN 18 Malang, 8 Pelajar Diperiksa
Polresta Malang Kota memeriksa delapan pelajar SMPN 18 yang diduga menjadi korban kekerasan mantan kepala sekolah berinisial MAH.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Bau apek pada pakaian yang lembab akibat musim hujan ternyata bisa dipecahkan dengan solusi penggunaan kipas angin untuk menjemur dalam ruangan.
"Kalau saya mengatasinya [apek], salah satunya dengan bantuan kipas angin di tempat jemuran dan saya lebih suka jemur di dalam ruangan yang punya sirkulasi udara yang cukup baik," kata pemilik usaha Modern Laundry Dike Ayu Ratnasari saat dihubungi di Jakarta, Kamis.
Dike menyarankan sebaiknya ruangan dibuat terang atau terdapat cahaya lampu di sana. Selain itu, perhatikan jarak antara satu pakaian dan lainnya saat menjemur agar tak terlalu mepet atau rapat.
BACA JUGA : Ekspor Rumput Laut Gunungkidul ke Jepang dan Hongkong Tinggi, Pasokan Masih Minim
"Jemurnya juga harus dengan hanger dan jaraknya jangan terlalu mepet supaya semua terkena angin. Jadi bisa kering maksimal dan tidak apek," ujar dia yang berdomisili di Wonosobo, Jawa Tengah, yakni wilayah dengan jumlah hari hujan tergolong cukup tinggi karena termasuk daerah pegunungan.
Hal lain yang juga harus diperhatikan, yakni jangan menumpuk pakaian kotor karena kotoran dan keringat bisa membuat pakaian menjadi lembap sehingga menyebabkannya berjamur dan bau.
Lalu, saat akan mencuci, Dike berpesan agar jangan berlebihan memakai detergen dengan pewangi atau anti-apek serta menggunakan pelembut dan pewangi konsentrat. "Setelah pakaian kering, setrikalah sembari menyemprotkan pewangi sebelum disimpan di dalam lemari," katanya.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika telah (BMKG) menyampaikan musim hujan diprakirakan terjadi hingga akhir Maret 2025.
Kemudian puncak musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia terjadi di bulan Januari hingga Februari sehingga saat ini masih menghadapi puncak musim hujan.
Karena itu, BMKG mengimbau masyarakat termasuk di Jakarta tetap waspada potensi terjadinya cuaca ekstrem yang masih terus berulang dan hampir merata di seluruh wilayah Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polresta Malang Kota memeriksa delapan pelajar SMPN 18 yang diduga menjadi korban kekerasan mantan kepala sekolah berinisial MAH.
28 September 2026 diperingati sebagai Hari Kereta Api Nasional, Hari Pertambangan dan Energi, Hari Hak untuk Tahu, dan Hari Rabies Sedunia.
28 September 2026 diperingati sebagai Hari Kereta Api Nasional, Hari Pertambangan dan Energi, Hari Hak untuk Tahu, dan Hari Rabies Sedunia.
Prakiraan cuaca DIY Senin, 28 September 2026: suhu maksimum 33°C, udara kabur di Kota Jogja, Bantul, dan Kulonprogo. Cek rinciannya.
Cek jadwal SIM Keliling Jogja Senin 28 September 2026, lokasi layanan, jam operasional, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Cek jadwal SIM Sleman Senin 28 September 2026, lokasi pelayanan, jam buka, jenis layanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.