Sejarah Terboyo Terkuak dari Peta Kuno Semarang Tahun 1695
Peta kuno karya MD Roy tahun 1695 mengungkap nama Terboyo telah tercatat sebelum era Bupati Suryadi Menggolo V.
Salat, Salat Id- Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Bagi umat Islam Malam Nisfu Sya’ban adalah malam penuh ampunan. Saat yang baik untuk berpuasa dan berdoa untuk mempertebal iman.
Nisfu Sya'ban berasal dari kata "nisfu" yang berarti pertengahan dan "Sya'ban" yang merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah.
Dengan demikian, Nisfu Sya'ban merujuk pada malam ke-15 bulan Sya'ban. Dalam tradisi Islam, malam ini dipenuhi dengan berbagai amalan seperti doa dan istighfar.
Pada 2025, malam Nisfu Sya'ban akan dimulai pada Jumat malam, 14 Februari 2025, setelah Magrib. Hari itu bertepatan dengan tanggal 15 Sya'ban 1446 Hijriah.
Penentuan tanggal Nisfu Sya'ban mengacu pada penanggalan Hijriah yang berbasis pada hilal (penampakan bulan).
BACA JUGA: Semua Ribut Efisiensi Anggaran, Kemenpar Malah Minta Tambahan Rp2,25 Triliun
Jadwal Malam Nisfu Sya’ban
Di Indonesia, kalender Hijriah sering kali disesuaikan dengan pengamatan hilal oleh Kementerian Agama. Pada tahun 2025, 1 Sya'ban jatuh pada 31 Januari, sehingga malam Nisfu Sya'ban adalah pada Jumat malam, 14 Februari 2025.
Selain penting untuk memperbanyak ibadah, malam Nisfu Sya'ban juga dikenal sebagai malam pengampunan. Oleh karena itu, mengetahui kapan Nisfu Sya'ban jatuh sangat membantu umat Muslim dalam mempersiapkan diri.
Mengetahui kapan Nisfu Sya'ban jatuh adalah langkah awal untuk memanfaatkan malam penuh keberkahan ini. Pada tahun 2025, Nisfu Sya'ban jatuh pada 14 Februari. Pastikan Anda mempersiapkan diri dengan memperbanyak ibadah, berdoa, dan bertobat. Semoga malam ini menjadi momen mendekatkan diri kepada Allah dan meraih keberkahan-Nya.
Dengan memahami malam Nisfu Sya'ban, Anda tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga peluang untuk meningkatkan kualitas spiritual Anda. Mari jadikan malam Nisfu Sya’ban sebagai momentum perbaikan diri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Peta kuno karya MD Roy tahun 1695 mengungkap nama Terboyo telah tercatat sebelum era Bupati Suryadi Menggolo V.
Pascagempa NTT, 32 dari 33 titik longsoran telah ditangani. BNPB mencatat 68 orang meninggal dan 213 lainnya luka-luka.
SAC menggelar pameran 150 lukisan untuk merayakan HUT RI ke-81 sekaligus merespons dinamika global dan memperkuat pesan perdamaian.
Menkeu Purbaya memastikan pengalihan status guru PPPK menjadi pegawai pusat tak mengganggu fiskal. Defisit RAPBN 2027 tetap 2,40%.
Perpres Ojol segera terbit. Tarif angkutan orang akan diatur Kemenhub, sedangkan tarif barang dan makanan menjadi kewenangan Komdigi.
Film Indonesia Solata tayang di Festival Film Anak dan Remaja Yordania. Film Ichwan Persada sebelumnya meraih penghargaan di Bulgaria.